Pencarian

Polda NTT Raih Dua Rekor MURI Berkat Terapi Kesehatan Mental USEFT, 11.663 Anggota dan Warga Ikut Serta

Sabtu, 04 Juli 2026 • 18:28:02 WIB
Polda NTT Raih Dua Rekor MURI Berkat Terapi Kesehatan Mental USEFT, 11.663 Anggota dan Warga Ikut Serta
Kapolda NTT menerima dua rekor MURI atas penerapan terapi kesehatan mental USEFT di lingkungan kepolisian.

KUPANG — Dua rekor sekaligus diraih Polda NTT dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Sabtu (4/7/2026). Penghargaan MURI tersebut diberikan atas keberhasilan institusi ini menjadi pelopor penerapan terapi kesehatan mental di lingkungan kepolisian serta mencatat jumlah peserta terapi terbanyak secara nasional.

Penghargaan diserahkan langsung oleh perwakilan MURI, Ngadri, kepada Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko di lobi lantai 1 Mapolda NTT. Acara tersebut turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol. Faizal, Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Darmoko, serta para pejabat utama Polda NTT.

Apa Itu Metode USEFT yang Dipakai Polda NTT?

USEFT merupakan singkatan dari Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique, sebuah metode terapi yang menggabungkan teknik tapping (ketukan) pada titik-titik meridian tubuh dengan afirmasi psikologis. Metode ini dirancang untuk mengelola stres, kecemasan, dan trauma secara mandiri.

Polda NTT menjadi institusi kepolisian pertama di Indonesia yang mengadopsi teknik ini secara massal. Terapi tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Polri, tetapi juga dibuka untuk masyarakat umum di NTT.

Bukan Sekadar Rekor, tapi Manfaat Nyata

Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko menegaskan bahwa penghargaan MURI bukanlah target utama. Menurutnya, rekor tersebut hanyalah penanda bahwa program yang dijalankan memberikan dampak langsung bagi personel dan warga.

"Rekor MURI hanya menjadi penanda bahwa upaya yang dilakukan Polda NTT mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota Polri maupun masyarakat," ujar Rudi Darmoko dalam sambutannya.

Program ini dinilai krusial mengingat tingginya tekanan psikologis yang dihadapi anggota kepolisian di lapangan, mulai dari penanganan bencana hingga konflik sosial. Dengan metode USEFT, diharapkan kesehatan mental personel tetap terjaga sehingga kinerja pelayanan publik tidak terganggu.

11.663 Peserta: Kombinasi Anggota Polri dan Warga

Angka 11.663 peserta yang tercatat dalam rekor MURI merupakan akumulasi dari rangkaian sesi terapi yang digelar di berbagai wilayah NTT. Peserta tidak hanya berasal dari internal Polri, tetapi juga dari kalangan sipil yang datang atas kesadaran sendiri atau melalui program jangkauan komunitas.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan layanan kesehatan mental di NTT cukup tinggi. Metode yang sederhana dan bisa dipraktikkan sendiri menjadi nilai tambah yang membuat program ini mudah diadopsi oleh berbagai lapisan masyarakat.

Langkah Polda NTT ke Depan

Pasca penerimaan rekor MURI, Polda NTT berencana memperluas cakupan terapi USEFT ke tingkat polres dan polsek. Pelatihan bagi instruktur lokal juga akan ditingkatkan agar metode ini bisa terus berkelanjutan tanpa bergantung pada pelatih dari luar daerah.

Dengan adanya pengakuan nasional ini, Polda NTT berharap institusi kepolisian lain di Indonesia tertarik mengadopsi program serupa. Kesehatan mental personel, menurut Kapolda, adalah fondasi utama dalam menjaga profesionalisme dan kedekatan dengan masyarakat.

Bagikan
Sumber: teropongnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks