KUPANG — Keputusan ini diambil di tengah keterbatasan anggaran daerah. Christian Widodo mengaku telah berdiskusi dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta Badan Keuangan daerah sebelum menetapkan angka tersebut. "Walaupun kondisi anggaran kita terbatas, Pemerintah Kota harus tetap memberikan dana hibah untuk teman-teman NPC Kota Kupang, biarpun sedikit," ujarnya di Kupang, Rabu.
Alokasi Anggaran: 80 Persen untuk Atlet, 20 Persen untuk Sekretariat
Christian menekankan proporsi penggunaan dana secara ketat. Sebanyak 80 persen dana hibah wajib dipakai untuk pemenuhan kebutuhan atlet, komunikasi, serta peremajaan sarana dan prasarana latihan. Sisanya, maksimal 20 persen, baru boleh dialokasikan untuk operasional sekretariat.
Dana ini diharapkan menjadi stimulus bagi NPC Kota Kupang untuk melakukan pembinaan atlet, memfasilitasi latihan rutin, pendampingan, hingga pengiriman atlet mengikuti kejuaraan di luar daerah. "Alokasi anggaran terbesar harus digunakan untuk kepentingan atlet, bukan untuk biaya operasional sekretariat," tegas Christian.
NPC Kota Kupang Baru Terbentuk, Rekrutmen Atlet Masih Terkendala
Ketua NPC Kota Kupang Wilfridus Wene menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemkot. Ia mengakui bahwa lembaganya baru terbentuk secara resmi pada tahun 2025. "Kehadiran dana hibah ini merupakan bentuk perhatian khusus yang luar biasa dari Pemkot Kupang sekaligus memberikan harapan besar bagi kami," ujarnya.
Wilfridus mengungkapkan bahwa proses perekrutan atlet disabilitas masih menjadi tantangan. Sebagian besar atlet binaan NPC Kota Kupang saat ini merupakan pelajar. Ia berkomitmen menggunakan anggaran sesuai peruntukan dan mempertanggungjawabkannya secara administratif.
Sinergi dengan PASI Kota Kupang untuk Optimalkan Potensi Atlet
Wali Kota juga mendorong NPC Kota Kupang membangun koordinasi dan sinergi program dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Kupang. Sinergi ini dinilai penting untuk berbagi ilmu kepelatihan, pemanfaatan alat latihan, maupun kolaborasi program guna mengoptimalkan potensi para atlet.
Dengan adanya kepastian anggaran ini, para atlet disabilitas di Kota Kupang diharapkan dapat lebih fokus berlatih dan berprestasi, baik di tingkat regional maupun nasional.