NUSA TENGGARA TIMUR — PT PLN (Persero) merampungkan pengaliran listrik (energize) Gardu Induk 150 kV Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal 147 hari lebih cepat dari target awal. Percepatan ini menambah pasokan daya bagi kawasan industri yang terus tumbuh di Jawa Tengah. Dua trafo berkapasitas 60.000.000 VA kini siap melayani kebutuhan pabrik dan investor baru di kawasan tersebut.
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menuntaskan energize GI 150 kV KEK Kendal beserta Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV KEK Kendal Incomer. Infrastruktur yang dioperasikan terdiri atas dua trafo berkapasitas 60.000.000 Volt Ampere (VA) dan SUTT 150 kV KEK Kendal Incomer Line 1 dengan 23 tower sepanjang 16,473 kilometer sirkit (kms). Jaringan ini terintegrasi dengan sistem transmisi SUTT 150 kV Weleri–Kaliwungu.
Percepatan penyelesaian proyek menjadi penanda kesiapan PLN memasok listrik bagi kawasan industri yang terus berkembang. General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, menyebut capaian itu bertepatan dengan momentum Hari Listrik Nasional ke-81.
Rincian Infrastruktur yang Beroperasi
Gardu induk di KEK Kendal mengandalkan dua trafo berkapasitas 60.000.000 VA. Penopang utamanya adalah SUTT 150 kV KEK Kendal Incomer Line 1 yang membentang di 23 tower sepanjang 16,473 kms. Integrasi dengan SUTT 150 kV Weleri–Kaliwungu memperkuat keandalan sistem kelistrikan di kawasan tersebut.
Pekerjaan konstruksi menempuh jalur percepatan tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan mutu. Kishartanto menegaskan bahwa kecepatan penyelesaian bukan satu-satunya ukuran keberhasilan proyek.
“Penyelesaian GI 150 kV KEK Kendal 147 hari lebih cepat dari target menjadi kado istimewa PLN pada Hari Listrik Nasional ke-81," ujar Kishartanto.
Menurut dia, hasil tersebut lahir dari koordinasi intensif seluruh tim lapangan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Percepatan dinilai tetap mengedepankan keselamatan dan kualitas pekerjaan.
"Bagi kami, percepatan ini bukan sekadar menyelesaikan proyek lebih awal, tetapi juga memastikan manfaat listrik yang andal dapat segera mendukung pertumbuhan industri dan investasi,” katanya.
Tantangan di Lapangan dan Strategi Penyelesaian
Manager PLN UPP JBT 4, Parlindungan, menyebut penyelesaian lebih cepat dari target menjadi tantangan tersendiri, baik dari sisi teknis maupun nonteknis. Pengawasan konsisten dan penguatan koordinasi antarpersonel menjadi kunci menjaga produktivitas pekerjaan di lapangan.
“Sejak awal, kami berupaya memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, bahkan lebih cepat, melalui koordinasi yang erat dengan seluruh pihak terkait. Tantangan di lapangan kami hadapi bersama dengan mengedepankan solusi, efektivitas pelaksanaan, dan penerapan keselamatan kerja. Puji syukur, berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh tim, proyek ini dapat diselesaikan 147 hari lebih awal sehingga siap memberikan manfaat bagi kebutuhan kelistrikan di KEK Kendal,” papar Parlindungan.
Harapan Pelaku Usaha di KEK Kendal
Presiden Direktur PT United Power, Jony Oktavian Haryanto, menyampaikan apresiasi atas beroperasinya gardu induk tersebut. Sebagai salah satu pelaku usaha di kawasan, ia berharap pasokan listrik yang lebih andal memperkuat daya tarik investasi dan mendorong pertumbuhan pabrik.
“Pertama-tama, saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada PT PLN (Persero) atas beroperasinya gardu induk di KEK Kendal. Ini merupakan harapan kita bersama sebagai pelaku usaha, termasuk PT United Power, agar pasokan listrik di KEK semakin kuat, semakin baik, dan semakin andal,” kata Jony.
Menurutnya, listrik memegang peran vital bagi keberlangsungan industri. KEK Kendal kini menjadi salah satu kawasan yang menarik investasi dan menumbuhkan berbagai sektor usaha.
“Seperti kita ketahui, listrik sangat vital bagi kegiatan industri. Saat ini KEK Kendal menjadi kawasan yang menarik banyak investasi, dengan semakin bertumbuhnya pabrik-pabrik dan terbukanya lapangan kerja yang membutuhkan pasokan listrik andal. Dengan adanya GI ini, kami berharap kualitas dan keandalan pasokan listrik semakin baik. Ke depan, kami juga berharap kolaborasi dengan PLN terus berjalan semakin erat untuk menghadirkan listrik yang lebih andal, sehingga investasi baru semakin banyak masuk, perusahaan terus tumbuh, dan semakin banyak lapangan kerja yang tercipta bagi Jawa Tengah yang lebih baik dan Indonesia yang lebih maju,” tambahnya.
Beroperasinya GI 150 kV KEK Kendal memperkuat kesiapan infrastruktur kelistrikan dalam mengakomodasi kebutuhan energi yang terus berkembang seiring bertambahnya aktivitas industri dan investasi. Keandalan pasokan listrik menjadi faktor penentu dalam menjaga keberlangsungan operasi pabrik dan menarik minat investor baru. Bagi PLN, capaian ini menambah rekam jejak percepatan proyek transmisi di tengah dorongan pemerintah mempercepat realisasi investasi di kawasan ekonomi khusus.