LABUAN BAJO — Kedatangan Menko Polkam RI di Bandara Internasional Komodo disambut langsung oleh Kapolda NTT sekitar pukul 13.05 WITA. Sebelumnya, Reza Arief Dewanto bersama rombongan telah mendarat di bandara yang sama pada pukul 10.20 WITA dan menjalankan sejumlah agenda di wilayah Manggarai Barat.
Usai penyambutan, pertemuan internal digelar di ruang VIP bandara. Kapolda meninggalkan lokasi setelah rangkaian agenda tersebut selesai.
Dukungan Polri untuk Agenda Pemerintahan di Manggarai Barat
Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra menyatakan kehadiran Kapolda merupakan wujud dukungan institusi terhadap pelaksanaan tugas pemerintahan, khususnya bidang politik dan keamanan. Menurutnya, koordinasi antarlembaga menjadi unsur penting agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
"Polda NTT berkomitmen mendukung setiap agenda pemerintahan melalui koordinasi dan kesiapan personel, serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga," ujar Henry dalam keterangan yang disampaikan kepada media.
Mengapa Labuan Bajo Jadi Perhatian Pengamanan
Manggarai Barat dikenal sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan Indonesia. Aktivitas masyarakat dan mobilitas wisatawan di kawasan ini tergolong dinamis, sehingga stabilitas keamanan menjadi prasyarat bagi kelancaran agenda pemerintahan maupun kunjungan pejabat negara.
Sinergi antara Polri dan pemangku kepentingan lain disebut Henry sebagai bagian penting dalam menjaga stabilitas di wilayah strategis tersebut. Polda NTT juga mendorong penguatan koordinasi lintas lembaga di tingkat internal organisasi.
Dampak bagi Aktivitas Warga dan Pariwisata
Kondisi keamanan yang terjaga diharapkan membuat aktivitas pemerintahan, masyarakat, dan pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat berjalan tanpa hambatan. Henry menambahkan, sinergi tersebut diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara sekaligus mendukung stabilitas politik dan keamanan di Nusa Tenggara Timur.
Rangkaian kunjungan Menko Polkam RI di Labuan Bajo berlangsung dalam satu hari, dengan Bandara Komodo sebagai titik utama penyambutan dan pertemuan terbatas.