Pencarian

Pemkab Ngada Hotmix Jalan Teni–Lopijo Rp5,3 Miliar, Buka Akses Desa Heawea yang Terisolasi

Jumat, 30 Oktober 2026 • 10:31:31 WIB
Pemkab Ngada Hotmix Jalan Teni–Lopijo Rp5,3 Miliar, Buka Akses Desa Heawea yang Terisolasi
Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu meninjau ruas jalan Teni–Lopijo di Desa Heawea, Kecamatan Aimere.

BAJAWA — Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu menyatakan peningkatan jalan di wilayah terpencil menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Salah satu yang dikerjakan kini adalah ruas Teni menuju Lopijo di Desa Heawea, Kecamatan Aimere.

Desa Heawea berada di bagian barat Kabupaten Ngada, berbatasan langsung dengan Kabupaten Manggarai Timur. Posisinya membuat desa itu tergolong paling sulit dijangkau di wilayah tersebut.

Medan Ekstrem Menuju Heawea

Untuk mencapai Desa Heawea, warga harus melewati Aimere lalu menembus medan berat. Aliran sungai deras dan tanjakan tajam menjadi rute wajib menuju permukiman warga.

“Apalagi memasuki musim hujan, bukan menjadi cerita baru bahwa Heawea benar-benar menjadi desa yang sulit untuk dijangkau siapapun,” kata Bernadinus kepada awak media di Bajawa, Kamis (10/10/2026).

Kondisi itu yang membuat pemerintah kabupaten menempatkan ruas Teni–Lopijo sebagai prioritas. Pekerjaan hotmix dimulai sebagai upaya membuka keterisolasian desa.

Anggaran Rp5,3 Miliar dari Banpres

Biaya peningkatan jalan bersumber dari bantuan presiden dengan total Rp5,3 miliar. Dana itu dipakai untuk menghotmix ruas yang selama ini menjadi satu-satunya jalur penghubung warga Heawea ke pasar dan wilayah lain.

Bagi warga, perbaikan jalan menyentuh kebutuhan yang sudah lama tertunda. Kepala Desa Heawea Fransiskus Day menyebut kebijakan itu sebagai kerinduan masyarakat sejak puluhan tahun sejak Indonesia merdeka.

“Peningkatan jalan (hotmix) sangat membantu masyarakat saya untuk menjual hasil pertanian mereka ke pasar,” ujarnya.

Hasil Pertanian Kini Bisa Diangkut Lebih Mudah

Selama ini warga Kampung Lopijo mengandalkan sepeda motor dan berjalan kaki untuk membawa hasil pertanian. Jalur yang rusak membuat ongkos angkut dan waktu tempuh membengkak.

Kosmas Mite, sesepuh Kampung Lopijo, menyebut pembangunan jalan hotmix sebagai berkat luar biasa bagi warga. Ia berharap komoditas hasil alam desa bisa lebih mudah dijual ke pasar.

“Masyarakat Heawea sangat bersyukur karena ke depan mereka bisa menjual komoditas atau hasil alam lebih mudah,” tutur Kosmas.

Pemkab Ngada belum merinci target waktu penyelesaian pekerjaan ruas Teni–Lopijo. Yang jelas, hotmix di jalur itu menjadi salah satu upaya membuka akses Desa Heawea yang selama ini terkunci medan ekstrem.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekorantt.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks