NUSA TENGGARA TIMUR — LaLiga menolak memvalidasi kepindahan Dani Carvajal ke Getafe karena menilai gaji yang diajukan tidak realistis. Bek 34 tahun itu sepakat bergabung setelah kontraknya di Real Madrid habis, tetapi komite kontrol keuangan liga memblokir kesepakatan tersebut.
Getafe mengajukan dokumen dengan nilai gaji sekitar 400 ribu euro per tahun untuk Carvajal. Angka itu ditolak regulator ekonomi LaLiga karena dianggap tidak masuk akal, mengingat selama di Santiago Bernabeu pemain berusia 34 tahun tersebut dilaporkan menerima 10 juta euro per musim.
Di bawah aturan Squad Cost Limit, LaLiga menetapkan valuasi acuannya sendiri untuk pemain profil tinggi. Pemain sekaliber Carvajal dinilai tidak mungkin mengalami penurunan remunerasi resmi hingga 96 persen tanpa memicu pemeriksaan regulasi.
Alasan LaLiga Menolak Valuasi Gaji Carvajal
Tujuan veto LaLiga adalah mencegah pembayaran "di bawah meja" di sepak bola Spanyol. Kerangka keuangan liga mewajibkan setiap kontrak mencerminkan nilai pasar yang realistis demi menjaga keseimbangan kompetisi.
Klub secara teori bisa mengakali batas gaji dengan menambah penghasilan pemain melalui kesepakatan komersial di luar pembukuan, perjanjian hak citra yang tidak diungkap, atau sponsor pihak ketiga yang tidak muncul di laporan keuangan klub. LaLiga ingin menutup celah itu.
Paralel dengan Kasus Keuangan Manchester City
Waktu keputusan ini bersinggungan dengan tuduhan keuangan yang membelit Manchester City. Dari 114 dugaan pelanggaran aturan finansial yang diajukan Premier League, salah satu elemen utamanya adalah pembayaran sekunder rahasia.
Klub Manchester itu dituduh menambah gaji resmi mantan manajer Roberto Mancini di Etihad Stadium dengan kontrak kedua untuk pekerjaan konsultasi di klub Abu Dhabi, Al Jazira. Cara itu memindahkan sebagian besar penghasilan sesungguhnya keluar dari pembukuan resmi klub.
LaLiga ingin memastikan klub-klub Spanyol tidak memakai perjanjian sampingan serupa untuk melewati batas belanja skuad domestik.
Getafe dan Jose Bordalas Menanti Restrukturisasi
Manajer Getafe Jose Bordalas sebenarnya ingin menambah pemain dengan enam gelar Liga Champions itu ke dalam skuadnya. Namun transfer masih tertahan sampai Getafe mampu merestrukturisasi kesepakatan agar memenuhi aturan ekonomi LaLiga.
Hingga kini masa depan Carvajal masih menggantung. Kasus ini menjadi contoh sikap tegas sepak bola Spanyol terhadap kepatuhan aturan finansial.