KUPANG — Gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu pagi, 4 Oktober 2026. BMKG mencatat peristiwa itu terjadi pukul 05.55 WIB dengan pusat gempa berada di laut.
Titik episentrum berlokasi di 14 kilometer barat daya Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya. Gempa berpusat dangkal di kedalaman 10 kilometer.
Manggarai Barat Rasakan Guncangan Paling Kuat
Getaran gempa terasa paling kuat di wilayah Manggarai Barat dengan skala IV-V MMI. Kabupaten Sumba Timur merasakan guncangan skala IV MMI, sedangkan Manggarai berada pada skala III-IV MMI.
Skala IV MMI berarti getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah, sementara skala V MMI membuat barang-barang ringan bergoyang dan sebagian warga terbangun dari tidur.
BMKG Imbau Warga Waspadai Gempa Susulan
BMKG meminta masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa bumi susulan. Imbauan itu disampaikan menyusul gempa dangkal yang berpusat di laut tersebut.
"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, jumlah pengungsi, maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
Apa yang Perlu Dilakukan Warga Pesisir Sumba
Gempa dangkal dengan episentrum di laut kerap memicu kekhawatiran warga pesisir. BMKG belum mengeluarkan peringatan tsunami terkait peristiwa ini.
Warga diimbau menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan. Jika terjadi gempa susulan, warga diminta keluar rumah dengan tenang dan tidak menggunakan lift.
Kabupaten Sumba Barat Daya dan wilayah sekitarnya berada di zona rawan gempa karena berdekatan dengan jalur pertemuan lempeng di selatan Nusa Tenggara. BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di kawasan tersebut.