Pencarian

Pemkab Sikka Gandeng BUMN dan Perbankan Percantik Tugu hingga Taman di Kota Maumere

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 10:32:01 WIB
Pemkab Sikka Gandeng BUMN dan Perbankan Percantik Tugu hingga Taman di Kota Maumere
Pemkab Sikka menata enam titik utama di pusat Kota Maumere bersama BUMN dan perbankan.

MAUMERE — Penataan menyasar sedikitnya enam titik utama di pusat kota dan kawasan strategis. Tugu MoF di perempatan Jalan El Tari akan dilengkapi taman dan ruang santai bagi warga. Tugu Gong ditata bersama Taman Pahlawan Daerah Teka Iku serta taman di pojok Sikka Convention Center.

Patung Selamat Datang juga masuk daftar perbaikan, lengkap dengan area santai dan fasilitas jogging. Di sepanjang Jalan Adisucipto, khususnya kawasan Bandara Frans Seda, pemerintah merencanakan taman, arena jogging, lampu hias, dan penerangan jalan.

Dua Tugu di Maumere Bakal Diganti Desain Baru

Tidak semua titik hanya ditata. Tugu Ika Tuna direncanakan diganti dengan tugu bertema Tarian Tua Reta Lou. Adapun Tugu Rupiah di samping Kantor BRI Cabang Maumere akan diganti tugu yang menampilkan figur penari tradisional Kabupaten Sikka.

Ketua Panitia Penyelenggara, Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, menyebut pemerintah terus membangun sinergi dengan perbankan dan BUMN untuk memperbaiki estetika kota.

"Maumere selama ini dikenal sebagai salah satu kota besar di Provinsi Nusa Tenggara Timur setelah Kota Kupang. Namun, status ini berubah setelah pemerintah pusat menetapkan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, sebagai salah satu destinasi super prioritas," kata Femi Bapa, sapaan akrabnya.

Ia mendorong kolaborasi multipihak agar Kota Maumere kembali menjadi hunian bersama yang indah dan nyaman bagi warganya.

Bupati: Pemerintah Tidak Bisa Bekerja Sendiri

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menilai kemitraan dan kolaborasi menjadi tren penting yang perlu dijalin daerah. Ia mengajak para pimpinan bank dan BUMN terlibat langsung dalam pembangunan Kabupaten Sikka.

"Saya mengajak para pimpinan bank dan BUMN untuk mari bersama membangun daerah ini bersama-sama," ujar Juventus.

"Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Keterlibatan masyarakat, pelaku usaha, perbankan, koperasi, BUMN, serta pelaku UMKM adalah penting untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Sikka," tambahnya.

Keterbatasan Anggaran Jadi Alasan Utama

Keterbatasan anggaran membuat Pemkab Sikka tidak bisa menanggung seluruh biaya penataan sendiri. Perbankan, lembaga keuangan, BUMN, dan swasta diharapkan menutup kebutuhan melalui skema tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kabupaten Sikka menjadi wadah koordinasi antarlembaga tersebut. Acara coffee morning di Kelurahan Madawat menjadi titik awal pembahasan teknis dan pembagian peran antarlembaga.

Sejumlah fasilitas yang ditata berada di ruang publik yang sehari-hari dipakai warga, mulai dari area jogging hingga penerangan jalan. Perbaikan kawasan Bandara Frans Seda dinilai penting karena menjadi pintu masuk utama tamu ke Kabupaten Sikka.

Belum ada keterangan resmi soal jadwal pelaksanaan dan nilai anggaran yang dibutuhkan untuk seluruh proyek penataan tersebut.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekorantt.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks