NUSA TENGGARA TIMUR — Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menemui empat perwakilan marshal di Sirkuit Mandalika, Selasa (6/10/2026), untuk menggali pengalaman mereka bertugas di ajang internasional. Marshal dan volunteer MotoGP Mandalika kini sepenuhnya diisi tenaga lokal, dengan sebagian di antaranya mulai dipercaya bekerja di sirkuit luar negeri.
Pertemuan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Kuta Mandalika, Lombok Tengah. Empat marshal yang hadir adalah Vincent Wijaya dari Kota Mataram serta Samsuri Ramdan, Doni Indrawan, dan Irdiansyah Yusuf yang sama-sama berasal dari Lombok Tengah.
Iqbal meminta mereka menceritakan bagaimana awalnya mendapat kesempatan di Mandalika, pengalaman bekerja dengan standar internasional, hingga perjalanan mendapat kepercayaan bertugas di ajang balap luar negeri.
Dari Ngecat Sirkuit sampai Jadi Marshal Sepang
Bagi Iqbal, perjalanan para marshal menunjukkan perubahan besar sejak event internasional rutin digelar di Mandalika. Masyarakat lokal yang sebelumnya mendapat porsi terbatas secara bertahap mengambil semakin banyak peran.
Vincent menjadi contoh. Setelah mengikuti MotoGP Mandalika, dia dilibatkan menjadi marshal di Sirkuit Sepang, bahkan ajang Formula E di Jakarta.
"Dulu, untuk ngecat sirkuit itu harus dikerjakan bule-bule. Sekarang 100 persen orang lokal. Dulu marshal asli Lombok itu minoritas. Sekarang setelah diberi kesempatan, mereka bahkan dipakai di sirkuit lain, di ajang internasional lainnya," kata Iqbal.
Iqbal menilai kemampuan masyarakat NTB terbukti mampu memenuhi standar yang dibutuhkan penyelenggaraan event internasional ketika diberi ruang dan kepercayaan.
Volunteer Pertama Kali Diisi Penuh Anak Muda NTB
Hal serupa terjadi pada volunteer. Untuk kali pertama, para volunteer 100 persen berasal dari anak-anak muda NTB.
Iqbal mengaku bangga melihat mereka tampil percaya diri dan mampu berbahasa Inggris. Dia berpesan agar para volunteer selalu menjaga senyum dalam melayani.
"Saya bangga melihat teman-teman yang percaya diri. Mau tampil. Dan bisa berbahasa Inggris. Pesan saya, hospitality itu berawal dari senyum. Jadi pastikan kalian selalu tersenyum," katanya.
Perubahan komposisi tenaga kerja di Mandalika menjadi indikator bagaimana event internasional rutin berdampak langsung pada kapasitas sumber daya manusia lokal. Marshal yang ditempa di Mandalika kini menjadi aset yang diperhitungkan di ajang balap internasional lainnya.