KUPANG — Gelombang kategori sedang diprakirakan menerjang setidaknya sembilan titik perairan di NTT. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Edo Juan Alfian, menyebutkan wilayah yang terdampak meliputi perairan selatan Alor-Pantar, perairan selatan Flores, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, perairan selatan Sumba, perairan Sabu-Raijua, perairan utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, serta perairan selatan Timor-Rote.
Berisiko Tinggi bagi Perahu Nelayan dan Kapal Tongkang
BMKG menegaskan kondisi ini berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan dan kapal tongkang. Kedua jenis kapal tersebut dinilai paling rentan terhadap guncangan gelombang setinggi 2,5 meter.
Edo Juan Alfian mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku pelayaran, untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca maritim sebelum beraktivitas di laut. Langkah tersebut penting sebagai upaya mengurangi risiko yang dapat ditimbulkan akibat perubahan kondisi cuaca di perairan.
Angin Bertiup dari Timur Laut hingga Tenggara
Selain gelombang, BMKG juga memprakirakan angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 12–50 kilometer per jam atau sekitar 6–25 knot. Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah perairan NTT secara umum diprakirakan cerah hingga berawan.
Meski cuaca tampak bersahabat, BMKG mengingatkan agar nelayan tidak lengah. “Apabila saat akan melaut kondisi cuaca menunjukkan angin kencang disertai gelombang tinggi, masyarakat sebaiknya menunda aktivitas pelayaran hingga kondisi kembali aman,” tegas Edo Juan Alfian dalam pernyataan resminya.
Informasi Cuaca Maritim Terbaru Bisa Diakses di RRI dan Medsos BMKG
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang menyediakan informasi cuaca maritim terbaru yang dapat diakses melalui siaran RRI maupun kanal media sosial resmi mereka. Nelayan dan operator kapal diimbau untuk tidak mengabaikan peringatan ini demi keselamatan bersama.
Ini bukan kali pertama BMKG mengeluarkan peringatan serupa di perairan NTT. Pada musim angin timur seperti saat ini, gelombang sedang kerap melanda wilayah selatan NTT dan Laut Sawu, menjadikannya periode yang perlu diwaspadai oleh komunitas maritim setempat.