Pencarian

Jokowi Lanjutkan Safari Politik ke NTT pada 31 Juli, PSI Bakal Lebih Dulu ke Kupang

Selasa, 28 Juli 2026 • 19:20:51 WIB
Jokowi Lanjutkan Safari Politik ke NTT pada 31 Juli, PSI Bakal Lebih Dulu ke Kupang
Ketua DPP PSI Bestari Barus mengumumkan rencana kunjungan Presiden Joko Widodo ke Nusa Tenggara Timur pada 31 Juli 2026 sebagai bagian dari safari politik.

KUPANG — Rencana kunjungan Jokowi ke NTT pada akhir Juli mendatang diumumkan langsung oleh Ketua DPP PSI Bestari Barus, Selasa (28/7/2026). Bestari menyebut safari politik ini merupakan bagian dari rangkaian keliling Indonesia yang sudah dimulai sejak Juni 2026.

"Kami akan memulai safari berikutnya pada tanggal 31 nanti di NTT," kata Bestari saat dihubungi.

PSI Berangkat Lebih Dulu ke NTT

Bestari mengungkapkan bahwa dirinya akan berangkat ke NTT lebih awal untuk mengawali persiapan. "31 Juli. Lusa saya sudah berangkat mengawali," ujarnya.

Meski demikian, Bestari enggan merinci agenda spesifik selama di NTT. Ia hanya meminta publik untuk menyaksikan sendiri rangkaian kegiatan yang akan berlangsung. "Nah you boleh pantau seperti apa itu NTT," ucap dia.

Lampung Jadi Destinasi Pertama Safari

Safari politik Jokowi ini dimulai pada Juni 2026 dengan kunjungan perdana ke Provinsi Lampung, tepatnya pada Minggu (28/6). Setelah Lampung, NTT menjadi provinsi kedua yang masuk dalam daftar kunjungan mantan wali kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Pola kunjungan Jokowi ke berbagai daerah belakangan ini kerap disertai dengan agenda pertemuan dengan tokoh masyarakat, pengusaha, maupun kader partai politik. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana maupun tim Jokowi mengenai detail kunjungan ke NTT.

Apa yang Bisa Diharapkan Warga NTT?

Kunjungan Jokowi ke daerah-daerah kerap diikuti dengan peninjauan proyek infrastruktur, pembagian bantuan sosial, atau pertemuan dengan petani dan nelayan. Di Lampung, misalnya, Jokowi sempat meninjau program perbaikan jalan desa dan berdialog dengan pelaku UMKM. Publik NTT pun menantikan apakah pola serupa akan diterapkan di provinsi dengan potensi pariwisata dan sumber daya alam yang besar ini.

Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks