KUPANG — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memulai kunjungannya di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan menghadiri kegiatan bersama relawan dan Jokowi Foundation di Pantai Oesina, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Jumat (31/7). Setibanya di Bandara El Tari Kupang, ia melanjutkan agenda dengan bertemu petani rumput laut serta meninjau gudang di Kawasan Jalur 40.
Kunjungan ini berlangsung dua hari hingga Sabtu (1/8). Pada hari kedua, Jokowi dijadwalkan mengikuti Car Free Day (CFD) di Jalan El Tari, menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI, dan menghadiri Karnaval Budaya di Lapangan LLBK Kota Kupang.
Warisan Pembangunan yang Dirasakan Warga NTT
Kehadiran Jokowi di NTT bukan sekadar agenda seremonial. Kader PSI Simson Polin menegaskan, masyarakat NTT memberi apresiasi tinggi atas kunjungan tersebut. Apresiasi itu lahir dari warisan pembangunan yang ditinggalkan.
"Saya sangat berterima kasih atas kunjungan Presiden ke-7 Joko Widodo ke Nusa Tenggara Timur," ujar Simson kepada awak media.
Simson merinci sejumlah proyek strategis era pemerintahan Jokowi yang berdampak langsung bagi warga. Di antaranya pembangunan tujuh bendungan, pengembangan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium, dan perluasan Bandara Komodo.
Dari Bandara El Tari hingga Jalan Sabuk Merah
Selain infrastruktur pariwisata, peningkatan Bandara El Tari Kupang disebut sebagai capaian yang memperlancar konektivitas warga. Di kawasan perbatasan, pembangunan Jalan Sabuk Merah yang menghubungkan RI dan Timor Leste menjadi prioritas yang diselesaikan.
Program Tol Laut dan kebijakan BBM Satu Harga turut menjadi sorotan. Kedua program ini dinilai berhasil menekan disparitas harga barang dan bahan bakar di wilayah timur Indonesia yang kerap lebih mahal dibandingkan Pulau Jawa.
"Beliau sudah menjadi bagian dari NTT karena banyak pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
PSI Siap Sambut Kedatangan Jokowi di Kota Kupang
Persiapan penyambutan pun dilakukan di tingkat daerah. Christian Widodo dari PSI NTT menyatakan kesiapan pihaknya menyambut kedatangan Jokowi di Kota Kupang pada Sabtu (1/8/2026).
DPW PSI NTT juga mengimbau publik untuk memisahkan perbedaan pandangan politik dari penilaian terhadap rekam jejak pembangunan daerah. Imbauan ini disampaikan agar momen kunjungan tokoh nasional tersebut tetap fokus pada aspirasi dan kemajuan NTT.