KUPANG — Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyebut pembangunan SDN Oefoe sebagai investasi penting bagi masa depan generasi muda di daerah terluar NKRI. Dalam sambutannya saat peresmian, ia memberikan apresiasi kepada Yayasan Astra–YPA MDR atas komitmen berkelanjutan mereka di bidang pendidikan.
"Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Astra–YPA MDR atas komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah kami," ujar Paulus Henuk dalam keterangan yang diterima di Kupang.
Fasilitas Lengkap untuk Lingkungan Belajar Modern
Sekolah yang berdiri di atas lahan 7.587 meter persegi itu kini memiliki bangunan seluas 783 meter persegi. Fasilitas yang diresmikan mencakup renovasi tiga ruang kelas, pembangunan tiga ruang kelas baru, gedung kantor, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan perpustakaan modern.
Selain itu, tersedia lopo baca untuk mendukung budaya literasi, lapangan olahraga multifungsi, area parkir guru, pagar sekolah, toilet, serta sarana air bersih yang dilengkapi sumur bor dan menara penampungan air. Ketua Pengurus Yayasan Astra–YPA MDR Gunawan Salim mengatakan pembangunan ini merupakan wujud komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan nyaman.
"Peresmian bangunan ini merupakan bentuk komitmen nyata kami untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan nyaman. Kami ingin memastikan seluruh guru dan siswa memiliki fasilitas terbaik yang mampu mendukung proses pembelajaran secara optimal, inklusif, serta berkelanjutan," katanya.
Akreditasi A dan Prestasi Nasional
Program pembinaan di SDN Oefoe tidak hanya berfokus pada infrastruktur. Sejak 2022, yayasan menjalankan program berbasis empat pilar yang mencakup penguatan karakter, peningkatan kompetensi guru, pengembangan kecakapan hidup, serta pelestarian seni dan budaya lokal.
Hasilnya, sekolah berhasil menerapkan budaya positif 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun). Para guru juga mampu menyusun Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS), serta berpartisipasi dalam Lomba Inovasi Karya Guru (LINKAR) tingkat nasional.
Pada Mei 2026, UPTD SDN Oefoe meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional — capaian pertama sejak sekolah berdiri. Di bidang keterampilan, siswa dibekali kemampuan menenun kain tradisional dan budidaya tanaman hidroponik yang bernilai ekonomi. Sedangkan di bidang seni, para siswa mengembangkan kemampuan memainkan alat musik tradisional Sasando, dan tim tari sekolah berhasil masuk 15 besar Lomba Seni Tari Nasional 2024.
Gunawan menambahkan bahwa pihaknya akan terus memperluas kontribusi di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal seperti Rote Ndao. Peresmian turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Rote Ndao Morids D.E. Bulan, Asisten I Sekretariat Daerah Petson Hangge, serta Camat Rote Barat Olens Ndun.