KUPANG — Ratusan anak dari 53 satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Kupang mengikuti Lomba Senam Anak Indonesia Hebat yang digelar Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (21/5/2026) hingga Sabtu (23/5/2026) ini menjadi puncak perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.
Bukan Sekadar Lomba, Tapi Pendidikan Karakter
Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Roos F.W. Dethan, menegaskan bahwa perlombaan ini dirancang sebagai bagian dari proses pendidikan karakter. Anak-anak diajak untuk bergerak aktif, bekerja sama dalam tim, dan membangun rasa percaya diri.
“Melalui kegiatan ini anak-anak belajar bergerak aktif, bekerja sama dalam tim, membangun rasa percaya diri, serta berani tampil di depan banyak orang,” ujar Roos saat membuka hari pertama perlombaan.
Semangat “Anak Indonesia Bahagia, Bangsa Kuat”
Mengusung tema “Anak Indonesia Bahagia, Bangsa Kuat”, lomba ini sejalan dengan semangat HAN 2026 untuk membentuk generasi yang sehat, aktif, dan percaya diri sejak usia dini. Anak-anak tampil dengan busana olahraga berwarna-warni khas lembaga masing-masing, memperagakan gerakan senam secara kompak di hadapan dewan juri dan orang tua yang memadati arena.
Orangtua Diminta Dukung Anak, Bukan Hanya Target Juara
Roos Dethan mengingatkan bahwa lomba bukan sekadar soal kemenangan. Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam memberikan dukungan positif, terlepas dari hasil yang diraih anak.
“Dalam perlombaan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Tetapi orang tua yang hebat adalah orang tua yang tetap memberikan semangat dan kekuatan kepada anak-anaknya,” tegasnya.
Pesan serupa disampaikan pembawa acara Gabriel Kana. Ia mengingatkan agar orang tua tidak memberikan tekanan berlebihan kepada anak. “Hari ini kita melihat bagaimana anak-anak tampil dengan penuh semangat dan orang tua merasa bangga karena anak-anak mereka bisa ambil bagian dalam kegiatan ini,” kata Gabriel.
Dewan Juri dan Harapan Pemkot Kupang
Lomba ini dinilai oleh tiga dewan juri, yakni Erwin Neolaka, Dinson Ludji, dan Yohana Yuniati. Pemerintah Kota Kupang berharap kegiatan ini menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk tumbuh sehat, aktif, kreatif, dan memiliki karakter kuat sebagai generasi penerus bangsa.