ROTE NDAO — Simson Polin mengaku bangga karena kunjungan Wapres Gibran mengingatkan warga pada momen serupa delapan tahun lalu. Pada 2018, Presiden ke-7 RI Joko Widodo tercatat pernah menginjakkan kaki di pulau yang berbatasan langsung dengan Australia itu.
Tambak Garam KSIGN Jadi Agenda Utama
Dalam kunjungan kerja tersebut, Wapres Gibran dijadwalkan meninjau lokasi Tambak Garam KSIGN di Kabupaten Rote Ndao. Proyek ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditargetkan menjadi kawasan industri garam nasional.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Tentu ini sangat berdampak baik untuk pertumbuhan ekonomi di Kabupaten terselatan NKRI, Kabupaten Rote Ndao,” ujar Simson Polin dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).
Harapan Percepatan Pembangunan dan Investasi
Menurut Simson, kehadiran Wapres Gibran menunjukkan perhatian serius pemerintah pusat terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Rote Ndao. Ia menilai kunjungan ini akan membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
“Saya sebagai putra Rote Ndao sangat bangga karena kehadiran RI 2 ini mengingatkan kami dimana tahun 2018 Presiden RI ke-7 Joko Widodo pernah berkunjung ke Rote Ndao. Ini merupakan kasih sayang pemerintah pusat kepada kami di Rote Ndao,” lanjutnya.
Dampak bagi Pengembangan Kawasan Industri Garam
Simson berharap kunjungan Wapres dapat mempercepat pengembangan kawasan industri garam nasional di Rote Ndao. Ia juga mendorong seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah memanfaatkan momentum ini untuk memajukan wilayah.
Masyarakat setempat berharap Rote Ndao semakin mendapat perhatian dalam pembangunan infrastruktur, investasi, dan pengembangan potensi daerah. Perhatian pemerintah pusat dinilai harus dimanfaatkan dengan baik agar pembangunan di kawasan selatan Indonesia terus berkembang.