Pencarian

Lomba Paduan Suara PAUD di Kupang Diwarnai Tingkah Lucu Peserta, Juri Sampai Abadikan Momen dengan Ponsel

Selasa, 19 Mei 2026 • 17:57:55 WIB
Lomba Paduan Suara PAUD di Kupang Diwarnai Tingkah Lucu Peserta, Juri Sampai Abadikan Momen dengan Ponsel
Peserta lomba paduan suara PAUD di Kupang tampil dengan tingkah lucu yang menghibur juri.

KUPANG — Suasana kompetisi paduan suara anak PAUD se-Kota Kupang berubah menjadi panggung hiburan. Bukan karena penampilan yang sempurna, melainkan tingkah khas anak-anak yang baru pertama kali naik panggung.

Peristiwa itu terjadi pada hari kedua pelaksanaan lomba, Selasa (20/5/2026). Tiga dewan juri yang terdiri dari Grace Lifens Pandie-Sjioen, Ryanty Putri Sari Wadu, dan Max Jacob Bolla mengaku terhibur dengan penampilan para peserta.

Salah Gerak dan Lirik, Suasana Lomba Justru Mencair

Sesekali, ketiga juri tertawa lepas saat menyaksikan peserta yang salah gerakan atau keliru melafalkan lirik. Momen kocak lainnya muncul ketika seorang anak spontan "mengoreksi" teman satu timnya di atas panggung.

Saking gemasnya, salah satu juri bahkan mengabadikan momen-momen lucu itu menggunakan telepon genggam pribadi. Tingkah polos anak-anak dinilai menjadi warna tersendiri dalam perayaan Hari Anak Nasional tahun ini.

Juri: Keunikan Setiap Kelompok Menghibur

Salah seorang juri, Max Jacob Bolla, mengaku sangat terkesan. Menurut dia, setiap kelompok peserta memiliki keunikan masing-masing yang sulit ditemukan di lomba serupa.

"Namanya juga anak-anak yang baru pertama kali mengikuti lomba. Kami bertiga sangat terhibur karena setiap kelompok punya keunikan sendiri-sendiri. Ada yang saat bernyanyi membuat gerakan berbeda dengan teman-temannya. Itu lucu dan menghibur," kata Max kepada media.

Meskipun diwarnai berbagai tingkah menggemaskan, Max menegaskan bahwa penilaian tetap dilakukan secara profesional. Seluruh peserta dinilai berdasarkan kriteria lomba yang telah ditetapkan panitia.

Harapan Panitia: Anak Belajar Percaya Diri

Koordinator Lomba Paduan Suara, Januarius Ola, menyampaikan apresiasi atas keberanian dan kekompakan anak-anak. Ia menilai kepolosan peserta justru menjadi nilai tambah dalam perayaan tahun ini.

"Anak-anak tampil dengan karakter dan keunikannya masing-masing. Ada banyak momen lucu yang membuat suasana menjadi hidup dan penuh sukacita. Namun yang paling penting, kegiatan ini berjalan baik, lancar, dan menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar percaya diri," ujar Januarius.

Panitia berharap seluruh rangkaian lomba dapat berlangsung tertib hingga penutupan yang dijadwalkan pada Sabtu (23/5/2026).

Bagikan
Sumber: flobamora-spot.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks