Paskalis Rangga menjabat sebagai Plt Kepala Sekolah sejak 15 Agustus 2025 berdasarkan surat keputusan. Masa tugasnya diperpanjang setiap tiga bulan hingga 18 Mei 2026. Ia mengakui bahwa delapan bulan masa kepemimpinan belum cukup untuk menilai kinerja secara utuh.
"Sebagai orang yang dipercayakan memimpin sementara, saya berusaha menjalankan tugas dengan kemampuan yang saya miliki dan mencurahkan seluruh pengabdian untuk sekolah ini," ujarnya.
Selama menjabat, Paskalis menyoroti kondisi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan. Upaya publikasi melalui media, menurutnya, membuahkan perhatian dari Pemerintah Kota Kupang hingga sekolah memperoleh alokasi bantuan APBD sekitar Rp800 juta lebih. Namun, proses bantuan itu masih harus diperjuangkan karena sekolah juga mengikuti program rehabilitasi lainnya.
Kepala Sekolah Baru: Kolaborasi Jadi Kunci
Magroni Triyanus Nomleni, kepala sekolah yang baru, menyampaikan terima kasih atas penerimaan seluruh warga sekolah. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun kerja sama dengan semua pihak demi meningkatkan kualitas pendidikan.
"Saya membutuhkan dukungan semua guru dan komite sekolah. Hal-hal baik yang sudah dibangun kepala sekolah sebelumnya maupun Plt sebelumnya akan kami lanjutkan bersama-sama," katanya.
Magroni menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, disiplin sekolah, serta pelayanan kepada peserta didik.
Komite Berharap Kepemimpinan Baru Bisa Bangun Komunikasi dengan Orang Tua
Ketua Komite UPTD SD Inpres Bello, Corinus Tuan, SH, berharap kepala sekolah yang baru dapat membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh elemen pendidikan, termasuk para orang tua siswa. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Paskalis Rangga atas dedikasi dan pengabdiannya.
"Di mana saja kita bekerja, bekerjalah dengan baik dan tetap menjaga harkat serta martabat sebagai ASN. Jabatan adalah bagian dari proses pengabdian yang harus dimaknai sebagai kehendak Tuhan," ujarnya.
Pelepasan Guru: Debrina Banu Pimpin UPTD SD Inpres Maulafa
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pelepasan salah seorang guru, Debrina Banu, yang mendapat tugas baru sebagai Kepala Sekolah UPTD SD Inpres Maulafa. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Johni Eduard Rihi, mengapresiasi lahirnya figur kepala sekolah baru dari SD Inpres Bello.
"Terima kasih atas dedikasi dan tanggung jawab selama memimpin SD Inpres Bello," katanya kepada Paskalis Rangga.
Debrina Banu menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SD Inpres Bello atas kebersamaan selama 16 tahun mengabdi di sekolah tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kebersamaan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.