KUPANG — Ratusan pelari menempuh rute dari Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, menuju Mako Polres Kupang di Jalan Timor Raya Km 25, Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur. Titik start berada di depan TK, SDK, dan SMPK St. Yoseph Noelbaki. Peserta pertama, Matheus Wili dengan nomor dada 179, tiba di garis finis pukul 06.23 WITA.
Pelepasan dilakukan Wagub NTT Johanis Asadoma didampingi Dansatrad Letkol Lek La Kalla, Wakapolres Kupang Kompol Jeffris L. D. Fanggidae, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTT Alfonsius Theodorus. Turut hadir Asisten I Kabupaten Kupang Guntur Suhu Taopan, Camat Kupang Tengah Yunisthya Adolfian Padja, serta unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten.
Peserta Datang dari Lima Kabupaten di Luar Kupang
Peserta tidak hanya berasal dari Kota dan Kabupaten Kupang. Pendaftar juga datang dari Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Sumba Barat Daya, hingga Ngada. Komposisinya meliputi ASN lingkup Pemprov NTT dan Pemkab Kupang, pelajar, serta masyarakat umum.
Johanis menyampaikan apresiasi kepada Gubernur NTT dan seluruh jajaran yang berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kupang. Menurutnya, Tour de EnTeTe digelar melalui tujuh etape yang mencakup daratan Timor, Sumba, Flores, Sabu Raijua, Rote, Lembata, dan berakhir di Kabupaten Alor.
"Kegiatan lari 10 KM ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga, khususnya para pelaku UMKM di sepanjang jalur kegiatan," kata Johanis dalam sambutannya.
Daftar Juara Putra dan Putri
Panitia mengumumkan sepuluh juara kategori putra dan sepuluh juara kategori putri. Kategori putra diisi Matheus Wili, Difta Unbanu, Septian Koen, Frengki K., Derto Saleno, Nikodemus Besi, Argi Ninurasi, Yosep Lakapu, Jogud Lopi, dan Septio Nufnino.
Kategori putri memuat nama Mariani K. Subun, Adeleyde B. Dhone, Absonia Bell, Rambu A. Sasela, Michele C. Hikkia, Agnes Bessi, Cinaya Faot, Sriani A. Finais, Adriana Waru, dan Merry Paidjo. Hadiah berupa sertifikat juara dan uang pembinaan diserahkan pukul 07.30 WITA oleh Ketua Panitia Johni Ataupah yang juga Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah NTT, bersama Wakapolres Kupang dan pimpinan Forkopimda.
Rangkaian Tour de EnTeTe Berlanjut hingga Alor
Tour de EnTeTe dibuka 4 November 2026 di Kabupaten Malaka dan dijadwalkan berlangsung sampai 4 Desember 2026. Sebelum etape Kupang, kegiatan serupa digelar di Malaka, Belu, Timor Tengah Utara, dan Timor Tengah Selatan.
Kapolres Kupang AKBP Adhitya Octorio Putra sebelumnya juga menyatakan dukungan terhadap rangkaian kegiatan, termasuk jalan sehat dari Kantor Desa Oebelo menuju Pantai Wisata Lasiana pada Jumat (6/11/2026). Dukungan Polres Kupang disebut sebagai bagian dari sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah.
Seluruh rangkaian lari 10 KM berakhir pukul 08.00 WITA. Panitia menyebut kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.