Pencarian

Market Day di Pasar Rekas Kempo Manggarai Barat, Petani SL Jual Hasil Kebun Langsung ke Konsumen

Rabu, 04 November 2026 • 10:32:01 WIB
Market Day di Pasar Rekas Kempo Manggarai Barat, Petani SL Jual Hasil Kebun Langsung ke Konsumen
Petani peserta Sekolah Lapang menjual hasil kebun secara langsung kepada pengunjung dalam Market Day di Pasar Rekas, Desa Kempo, Manggarai Barat.

LABUAN BAJO — Market Day Manggarai Barat berlangsung di Pasar Rekas, Desa Kempo, dengan dukungan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) dan Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil-Mikro (ASPPUK). Ajang itu menjadi ruang bagi petani SL memperkenalkan hasil kebun dan produk olahan pangan lokal yang bergizi dan beragam kepada masyarakat.

Penjualan langsung memberi petani kesempatan mendengar tanggapan konsumen. Pengalaman itu menjadi bahan untuk merencanakan pemasaran berikutnya.

Tiga Zona: Lapak Tani, La'bak, dan Kelas Terampil Petani

Pengunjung Market Day bisa mendatangi tiga zona yang disiapkan panitia. Di Lapak Tani, warga membeli hasil kebun dan produk olahan pangan lokal dari petani peserta SL.

Setiap stan menampilkan informasi produk, harga, asal desa atau kelompok, serta keunggulan yang ingin diperkenalkan kepada pembeli. Interaksi di lapak juga menjadi kesempatan bagi petani menceritakan proses budi daya dan praktik pertanian yang mereka terapkan.

Petani berlatih melayani pembeli, menawarkan produk, dan mencatat transaksi dengan pendampingan Village Champion. Zona La'bak atau lumbung pangan menjadi ruang edukasi untuk mengenalkan Sekolah Lapang, nilai gizi ragam pangan lokal alternatif, dan pertanian berkelanjutan.

Di ruang itu, petani dampingan berbagi pengetahuan melalui workshop pembuatan pupuk bokashi dan pestisida nabati. La'bak diharapkan menjadi ruang belajar antara petani dan pemangku kepentingan lain.

Setahun Belajar Pertanian Cerdas Iklim hingga Gizi Keluarga

Selama satu tahun pelaksanaan Feast di Manggarai Barat, petani peserta SL mempelajari pertanian cerdas iklim atau Climate-Smart Agriculture (CSA). Pendampingan juga mencakup pendekatan Gender Action Learning System (GALS) dan Financial Action Learning System (FALS), pengelolaan usaha tani, serta gizi keluarga.

Pembelajaran dilakukan melalui praktik di lahan demplot dan mulai diterapkan sebagian petani di kebun pribadi. Selain itu, petani memperoleh pendampingan perencanaan usaha tani melalui pendekatan FALS.

Koordinator Nasional KRKP Said Abdullah menyebut Market Day sebagai langkah penting bagi petani untuk menguatkan hasil produksi dan membuka pasar yang lebih luas.

"Sudah seharusnya Mama dan Bapak yang menanam adalah yang menerima hasil terbesar dari upaya yang setiap hari dilakukan," kata Said.

Menurut Said, Market Day merupakan praktik dari rencana usaha tani yang dibuat secara individu melalui aktualisasi kelompok SL. Kegiatan ini dirancang menghubungkan proses pembelajaran di SL dengan pengalaman usaha secara langsung.

Said berharap peluang pendapatan yang berkembang turut mendukung kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan pangan yang beragam dan bergizi.

Suara Petani hingga Kepala Desa Kempo

Mama Valencia, petani dampingan dari SL Kelompok Maju Bersama, Desa Kempo, mengaku senang bisa menjual hasil olahan pangan buatannya bersama kelompok.

"Mama rasa bangga dan senang. Kami bisa menjual hasil olahan pangan yang dibuat sendiri bersama kelompok," kata Valencia.

Valencia berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti dan terus dilanjutkan. Harapan serupa disampaikan Mama Fransiana Sulastri dari kelompok yang sama, yang ingin kelompoknya berkembang lagi setelah mengikuti Market Day.

Kepala Desa Kempo Herman H. Angguno menyebut Market Day menjadi motivasi bagi pemerintah desa untuk terus membenahi penguatan pangan di desa secara lintas sektor.

"Market Day menjadi motivasi bagi kami, Pemerintah Desa, untuk terus memberikan pembenahan, khususnya bagaimana memperkuat pangan yang ada di desa secara lintas sektor," ungkap Herman.

Camat Mbeliling Yohanes Hibur menilai kegiatan itu sebagai bentuk nyata kolaborasi mendukung penguatan kapasitas petani dan pelaku UMKM di desa. Pemerintah Kecamatan Mbeliling menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada program Feast! yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.

"Pemerintah Kecamatan Mbeliling menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk program Feast! karena telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat penting ini," kata Yohanes saat membuka Market Day.

Keterlibatan petani sebagai fasilitator memberi ruang bagi pengalaman dari kebun untuk dibagikan kepada masyarakat. Petani berinteraksi langsung dengan calon pembeli dan mengenalkan bahan serta proses pengolahan produk mereka.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekorantt.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks