JAKARTA — Presiden Pemuda Masjid Dunia, Said Aldi Al Idrus, menyatakan bantuan bagi warga Flores disiapkan melalui kolaborasi dengan Baznas RI. Menurutnya, pengiriman logistik kemanusiaan itu menjadi bagian dari komitmen organisasi terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi bencana.
"Hari ini kami bekerja sama dengan Baznas RI untuk membantu 3.600 masyarakat terdampak bencana di Flores, NTT. Insyaallah, bantuan tersebut akan diberangkatkan besok," kata Said di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Dukungan Bahlil Lahadalia dan Muhammad Sarmuji di Balik Penyaluran Bantuan
Said menyebut program kemanusiaan tersebut terlaksana atas dukungan Ketua Dewan Pembina Pemuda Masjid Dunia, Bahlil Lahadalia, serta Dewan Penasihat Muhammad Sarmuji. Keduanya, kata dia, memberikan arahan soal pentingnya organisasi memberi manfaat bagi umat di berbagai wilayah.
"Alhamdulillah, berkat dukungan Ketua Dewan Pembina, Bapak Bahlil Lahadalia, dan juga Dewan Penasihat, Pak Haji Muhammad Sarmuji, kami mendapat dukungan dan arahan mengenai pentingnya Pemuda Masjid Dunia memberikan manfaat bagi umat di mana pun berada," ujarnya.
Bantuan Juga Disiapkan untuk Warga Aceh Tamiang, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara
Jangkauan bantuan organisasi tidak berhenti di Flores. Said menyatakan Pemuda Masjid Dunia tengah mempersiapkan dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana di Aceh Tamiang, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Pernyataan itu disampaikan usai ia mengikuti Rapat Dewan Pimpinan Internasional Pemuda Masjid Dunia 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, organisasi bersama Baznas RI juga menyerahkan bantuan simbolis kepada 600 guru mengaji di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Pemerintah Minta Pemuda Masjid Dunia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII), Tri Supondy, berharap Pemuda Masjid Dunia mengambil peran lebih besar dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, kontribusi organisasi tidak cukup berhenti pada pembinaan akhlak dan ibadah.
"Kontribusi pemuda masjid ini sangat ditunggu, tidak hanya dalam peningkatan akhlak, ibadah, dan iman, tetapi juga kontribusi di sisi ekonomi," ujar Tri.
Tri menilai rapat pimpinan tersebut diharapkan merumuskan agenda kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat Indonesia maupun komunitas internasional.
Pertemuan Internasional di Melaka Bahas Dukungan untuk Palestina
Selain memperluas kegiatan kemanusiaan dalam negeri, Said mengungkapkan Pemuda Masjid Dunia akan menyelenggarakan pertemuan internasional di Melaka, Malaysia, pada 4–6 Desember 2026. Forum itu direncanakan melibatkan perwakilan dari 38 negara.
Salah satu pembahasan penting dalam pertemuan tersebut adalah upaya memperkuat dukungan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina. Sejumlah hasil dan rekomendasi dari rapat pimpinan di Jakarta, kata Said, akan dibawa sebagai bahan pembahasan di Melaka.
Berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, menurut dia, akan terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak agar jangkauan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan semakin luas.