Pencarian

Mineral Jadarite Mirip Kryptonite Ditemukan di Serbia, Kini Incar Baterai EV

Rabu, 04 November 2026 • 18:03:01 WIB
Mineral Jadarite Mirip Kryptonite Ditemukan di Serbia, Kini Incar Baterai EV
Mineral Jadarite ditemukan di Lembah Jadar, Serbia, dengan kandungan litium yang berpotensi untuk baterai kendaraan listrik.

NUSA TENGGARA TIMUR — Mineral bernama Jadarite yang komposisi kimianya mirip Kryptonite ditemukan di Lembah Jadar, Serbia, dan berpotensi menjadi sumber litium untuk baterai kendaraan listrik Eropa. Endapan Jadarite di kawasan itu diperkirakan mencapai hampir 100 juta ton, dengan kandungan litium setara spodumene yang biasa ditambang sebagai bahan baku baterai.

Ahli geologi perusahaan pertambangan Rio Tinto menemukan Jadarite di Lembah Jadar, Serbia, pada 2004. Mineral berwarna putih hingga keabu-abuan itu baru menarik perhatian dunia tiga tahun kemudian, setelah ilmuwan menemukan kemiripan komposisi kimianya dengan Kryptonite dalam film Superman Returns (2006).

Dari Sampel Batuan ke Meja Laboratorium London

Penemuan itu bermula ketika Rio Tinto menyerahkan sampel mineral kepada Chris Stanley, ahli mineral dari Natural History Museum di London, untuk diidentifikasi. Stanley lalu menelusuri rumus kimia mineral tersebut melalui internet dan menemukan nama kimia yang sama tertulis pada wadah batu Kryptonite dalam film tersebut.

"Menjelang akhir penelitian, saya mencari di internet menggunakan rumus kimia mineral tersebut, yaitu natrium litium boron silikat hidroksida. Saya terkejut ketika menemukan nama ilmiah yang sama tertulis pada wadah batu berisi Kryptonite yang dicuri oleh Lex Luthor dari sebuah museum dalam film 'Superman Returns'," kata Stanley dalam wawancara pada 2007.

Bukan Kryptonite: Putih, Berbentuk Bubuk, Tidak Radioaktif

Meski komposisinya mirip, Jadarite bukanlah mineral fiksi yang melemahkan Superman. Mineral ini berwarna putih, berbentuk bubuk, dan tidak bersifat radioaktif. Rumus kimianya LiNaSiB3O7(OH), atau mineral natrium-litium-boron-silikat-hidroksida.

Kryptonite dalam Superman Returns digambarkan memiliki komposisi serupa, tetapi mengandung unsur tambahan berupa fluor. Perbedaan itulah yang membuat Jadarite tidak berwarna hijau seperti dalam film, dan sama sekali tidak punya kemampuan melemahkan manusia super.

Terbentuk dari Gunung Api dan Danau Soda 16 Juta Tahun Lalu

Penelitian yang dipimpin Francesco Putzolu bersama sejumlah peneliti Natural History Museum berusaha mengungkap kondisi geologi yang membentuk mineral ini. Hasilnya, terbit di jurnal Nature Geoscience, menunjukkan Jadarite lahir dari kombinasi aktivitas vulkanik dan keberadaan danau soda yang sangat basa di kawasan tersebut sekitar 16 juta tahun lalu.

Kedua kondisi itu harus terjadi bersamaan agar mineral tersebut terbentuk. Profesor Richard Herrington, salah satu penulis penelitian, menggambarkan prosesnya seperti membuat kue.

"Kami mengibaratkannya seperti membuat kue. Kita membutuhkan bahan-bahan yang tepat dan kondisi yang benar, lalu tiba-tiba mineral ini terbentuk," jelas Herrington.

Kombinasi geologi yang sangat spesifik itu diduga menjadi alasan Jadarite belum ditemukan di lokasi lain, meski ada wilayah dengan lingkungan kimia serupa. Pemahaman atas proses pembentukannya diharapkan membantu ilmuwan melacak kemungkinan endapan baru.

Litium untuk Sembilan Persepuluh Kebutuhan EV Eropa

Di luar kisah Kryptonite, Jadarite menyimpan potensi ekonomi yang jauh lebih besar lewat kandungan litium dan bornya. Litium merupakan bahan penting pembuatan baterai kendaraan listrik, sementara boron dipakai luas di industri material khusus dan teknologi.

Menurut Natural History Museum, kandungan litium dalam Jadarite sebanding dengan spodumene, salah satu mineral yang umum ditambang sebagai sumber litium. Endapan di Serbia diperkirakan mencapai hampir 100 juta ton.

"Ada hampir 100 juta ton Jadarite dalam endapan tersebut," kata Herrington.

"Jika penambangan mendapatkan lampu hijau, jumlah ini dapat memenuhi sembilan persepuluh dari seluruh kebutuhan litium Eropa untuk kendaraan listrik. Jadi, potensinya sangat besar," lanjutnya.

Tambang Masih Menuai Penolakan Warga

Rencana penambangan Jadarite di Serbia belum mulus. Pembangunan tambang dan fasilitas pengolahan mineral tersebut menghadapi penolakan dari masyarakat setempat, sehingga status proyeknya masih menunggu kepastian.

Bagi industri kendaraan listrik, Jadarite menjadi salah satu kandidat sumber litium Eropa yang layak dipantau. Namun realisasinya bergantung pada izin tambang dan penerimaan warga di sekitar Lembah Jadar.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks