NUSA TENGGARA TIMUR — Peneliti keamanan Mark Blaszczyk menemukan celah "SMS of Death" yang bisa melumpuhkan smartphone Android hanya lewat satu pesan masuk tanpa interaksi pengguna. Kerentanan ini menyerang perangkat Android 12 ke atas, dan Google baru menambal Android 14–17 lewat security patch Oktober 2026. Pengguna Android 13 ke bawah masih terbuka terhadap serangan yang sama.
Celah keamanan yang dijuluki "SMS of Death" memanfaatkan pesan berjenis WAP Push SMS yang dimodifikasi. Pesan ini tidak muncul di kotak masuk seperti SMS biasa, melainkan diproses otomatis oleh Android di latar belakang.
Karena diproses diam-diam, pengguna tidak sempat melihat atau menghapusnya lebih dulu. Begitu gagal diproses, sistem yang menangani fungsi telepon mengalami crash.
Dampak ke Perangkat: Panggilan Terputus hingga Hape Lumpuh
Efek pertama terasa langsung: panggilan yang sedang berlangsung terputus dan jaringan seluler mendadak hilang. Jika pesan serupa dikirim berulang kali, kondisi perangkat memburuk hingga tidak bisa dipakai sama sekali.
Pemulihan setelah serangan beruntun juga tidak sederhana. Pengguna kemungkinan perlu bantuan teknis untuk mengembalikan fungsi telepon di smartphone yang terdampak.
Blaszczyk membuktikan celah ini pada perangkat Google Pixel dan Samsung Galaxy. Meski pengujian baru menyentuh dua merek tersebut, ia memperkirakan masalahnya menjangkau semua smartphone yang menjalankan Android 12 atau versi lebih baru.
Respons Google: Laporan Sempat Ditolak
Laporan pertama masuk ke Google pada Mei 2026. Google sempat menolak temuan itu sebelum tim engineering Android akhirnya mengembangkan perbaikan.
Perbaikan tersebut dikirim lewat security patch Oktober 2026 untuk perangkat Android 14 hingga Android 17. Sistem versi terbaru kini bisa mengenali pesan berbahaya dan langsung menghapusnya tanpa mencoba memproses isinya.
Cara Memeriksa dan Mengamankan Perangkat
Pengguna Android 14 atau lebih baru sebaiknya memastikan security patch Oktober 2026 sudah terpasang. Langkah pengecekannya singkat:
- Buka menu Settings di smartphone.
- Masuk ke bagian Security.
- Lihat tanggal security update yang tertera di perangkat.
Jika tanggal patch masih di bawah Oktober 2026, segera unduh pembaruan yang tersedia. Perangkat yang tertinggal dari jadwal patch biasanya menerima notifikasi pembaruan dari produsen masing-masing.
Android 13 ke Bawah Masih Rentan
Pengguna Android 13 atau versi lebih lama belum mendapat perbaikan ini. Artinya, perangkat tersebut berpotensi tetap menjadi sasaran serangan SMS of Death.
Bagi pemilik perangkat lawas, opsi paling realistis adalah mempertimbangkan upgrade ke model yang masih menerima pembaruan keamanan rutin. Celah yang tidak butuh interaksi korban membuat proteksi berbasis kewaspadaan pengguna tidak banyak membantu.
Kasus ini menambah daftar panjang kerentanan Android yang bergantung pada kecepatan distribusi patch. Pengguna Indonesia yang banyak memakai perangkat kelas menengah dengan siklus pembaruan lebih pendek perlu mencermati tanggal security update di perangkatnya, terutama jika masih menjalankan Android 13 atau lebih lama.