Pencarian

NTT Sebut Indonesia Pasar Utama Data Center AI, Singapura Terkendala Lahan dan Listrik

Selasa, 03 November 2026 • 23:46:31 WIB
NTT Sebut Indonesia Pasar Utama Data Center AI, Singapura Terkendala Lahan dan Listrik
Peresmian Jakarta 2 Annex Data Center (JKT2A) berkapasitas 12 MW di Jakarta.

JAKARTA — Singapura selama ini menjadi salah satu titik awal pertumbuhan industri data center di kawasan, tetapi keterbatasan lahan dan energi membuat negara itu sulit menambah kapasitas pusat data. Kajiki menyebut Singapura bahkan mengimpor pasokan listrik dari Malaysia untuk memenuhi kebutuhan energinya.

Kondisi tersebut, menurut dia, turut memengaruhi pembangunan fasilitas data center di negara tersebut. Infrastruktur pusat data untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI) kini justru semakin terlihat berkembang di Malaysia, Indonesia, dan Thailand.

Mengapa Indonesia Dinilai Punya Keunggulan

Kajiki menempatkan besarnya basis pengguna sebagai faktor pembeda utama Indonesia. Istilah yang ia pakai adalah eyeballs, merujuk pada jumlah pengguna, perangkat yang terhubung, serta aktivitas konsumsi konten digital yang menghasilkan lalu lintas data.

"Keunggulan data center di Indonesia adalah jumlah penggunanya. Berapa banyak orang yang menggunakan layanan dan berapa banyak perangkat yang terhubung. Dalam hal ini, Indonesia merupakan pasar terbesar," kata Kajiki.

Populasi yang besar dan aktivitas digital yang tinggi menghasilkan kebutuhan penyimpanan serta pemrosesan data yang signifikan. Bagi NTT, kondisi itu membuat Indonesia tetap menjadi pasar penting untuk mendukung kebutuhan infrastruktur digital di kawasan.

Prioritas Investasi Global, Nominal Belum Dibuka

Kajiki menegaskan Indonesia masuk dalam daftar prioritas investasi NTT secara global. Perusahaan belum bersedia mengungkapkan nilai investasi yang dialokasikan untuk pasar Indonesia.

"Kami selalu menentukan prioritas yang tepat untuk berinvestasi di pasar yang tepat. Indonesia merupakan salah satu pasar utama atau prioritas kami untuk berinvestasi," ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan bersamaan dengan peresmian Jakarta 2 Annex Data Center (JKT2A) pada Selasa (3/11/2026). Fasilitas tersebut memiliki kapasitas IT sebesar 12 megawatt (MW).

APN Connect Hubungkan Jakarta 2 dan Jakarta 3

NTT DATA juga meluncurkan APN Connect, layanan konektivitas berbasis All-Photonics Network (APN). Layanan itu menghubungkan fasilitas Jakarta 2 dan Jakarta 3.

Bagi NTT, kombinasi kapasitas pusat data dan konektivitas menjadi satu paket yang ditawarkan ke pasar Indonesia. Perusahaan memposisikan keduanya sebagai fondasi layanan digital bagi pelanggan korporasi di kawasan.

Sejauh ini NTT belum merinci rencana penambahan kapasitas berikutnya di Indonesia maupun jadwal pembangunan fasilitas baru. Perusahaan juga belum menyebut lokasi ekspansi selain Jakarta.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: wartaekonomi.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks