Pencarian

HPE Olah 150.000 Perangkat Bekas per Bulan di Pusat Renewal Skotlandia

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 13:05:31 WIB
HPE Olah 150.000 Perangkat Bekas per Bulan di Pusat Renewal Skotlandia
Pusat renewal HPE di Erskine, Skotlandia, memproses sekitar 150.000 perangkat teknologi bekas setiap bulan.

NUSA TENGGARA TIMUR — HPE memproses sekitar 150.000 aset teknologi bekas setiap bulan di Technology Renewal Centre, Erskine, Skotlandia, dengan 84% di antaranya diperbaiki dan dikembalikan ke pasar. Fasilitas seluas 240.000 kaki persegi itu menerima perangkat dari berbagai merek, bukan hanya produk HP atau HPE, untuk memperbesar potensi daur ulang. Pusat ini menyasar perusahaan yang ingin menyegarkan perangkat tanpa membeli baru.

Fasilitas yang berdiri sejak 8 Desember 1987 itu awalnya membangun 286 komputer bermerek Compaq sebagai bagian dari kawasan Silicon Glen. Sejak 2011, Erskine beralih fungsi menjadi pusat renewal, berpasangan dengan situs saudaranya di Andover, Massachusetts. Kini lebih dari 200 staf bekerja di sana, sebagian besar warga lokal, dan semuanya menjalani pemeriksaan keamanan setingkat Kementerian Pertahanan Inggris.

Peran pusat ini masuk ke divisi HPE Financial Services. Lewat skema bernama HPE 90/9 Advantage, pelanggan tidak membayar apa pun selama 90 hari pertama, lalu membayar bunga 1% selama sembilan bulan berikutnya. Skema itu jadi jalan agar pelanggan bisa memakai perangkat terbaru tanpa harus menumpuk perangkat lama di gudang.

Bagaimana Perangkat Bekas Diolah

Dari total aset yang masuk, 85% server dan 97% workstation serta PC diproses langsung di lokasi. Prosesnya mencakup pembersihan data, pengujian, hingga perbaikan. HPE memperkirakan 84% aset yang diproses di Erskine dan Andover kembali aktif dipakai, sementara sisanya didaur ulang secara bertanggung jawab.

Alur kerjanya dimulai dari penerimaan kiriman, pemilahan untuk diambil komponennya atau diperbaiki, lalu penyimpanan suku cadang di rak-rak. TechRadar Pro melihat langsung barisan server HPE ProLiant hasil renewal yang siap dikirim ke pelanggan di Prancis. Untuk melacak setiap komponen, TRC memakai versi kustom Microsoft Dynamics 365 sebagai sistem ERP internal.

Permintaan komputasi AI turut mengubah komposisi barang yang masuk. Rack server dan perangkat kelas atas makin sering diterima, dan sebagian besar masih bisa diperbaiki lalu dipakai ulang. Di area pengujian, barisan rack berisi perangkat hasil renewal diuji sebelum kembali ke lingkungan enterprise.

Keamanan Data Jadi Prioritas

Semua drive diformat dan ditulis ulang sesuai standar tertinggi. Meski banyak organisasi sudah menghapus SSD sendiri sebelum mengirim, HPE tetap menjalankan perangkat lunak tambahan untuk memastikan data benar-benar bersih. Perusahaan memperkirakan sudah menimpa sekitar 1,6 juta drive dengan total 1,7 exabyte data tersanitasi aman, setara sekitar 97 juta tahun tayangan film HD.

Selain perangkat, kemasan pengiriman juga dirombak. Bagian luar memakai karton bergelombang 100% daur ulang yang sebagian besar berasal dari kemasan retur, sedangkan busa pelindungnya berbahan pati yang 100% biodegradable dan bisa larut dalam air, menggantikan polystyrene.

Dampak Lingkungan dan Siapa yang Cocok

HPE memperkirakan lebih dari 8,4 juta kilogram limbah elektronik berhasil dicegah masuk ke tempat pembuangan akhir. Angka itu setara dengan limbah elektronik tahunan lebih dari satu juta orang. Karena menerima perangkat dari vendor lain, pusat ini tidak terbatas pada produk HP atau HPE saja, dengan lebih dari 60% aset pusat data dan hampir 70% aset workplace tetap bermerek HP atau HPE.

Bagi perusahaan yang ingin memperbarui armada tanpa membeli semuanya baru, jalur refurbished resmi seperti ini layak dipertimbangkan. Perangkat melewati pengujian ulang dan punya jejak pelacakan komponen, dua hal yang jarang ditemukan di pasar barang bekas biasa.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks