Pencarian

Danantara Tanam Rp4,6 Triliun di Perusahaan Migas Texas HighPeak Energy

Rabu, 07 Oktober 2026 • 08:05:01 WIB
Danantara Tanam Rp4,6 Triliun di Perusahaan Migas Texas HighPeak Energy
Danantara menanamkan investasi 250 juta dolar AS di HighPeak Energy, perusahaan migas Texas.

NUSA TENGGARA TIMUR — Danantara Indonesia menanamkan investasi 250 juta dolar AS atau sekitar Rp4,6 triliun di HighPeak Energy, perusahaan minyak dan gas asal Texas, Amerika Serikat. Penempatan dana itu dilakukan melalui holding investasinya, PT Danantara Investment Management (DIM), lewat penerbitan saham preferen konvertibel bertahap. Langkah ini menandai ekspansi Danantara ke sektor migas Amerika Serikat di tengah mandatnya memperkuat investasi strategis nasional.

Paragraf pembuka: HighPeak Energy, Inc. bergerak di bidang akuisisi, pengembangan, eksplorasi, serta eksploitasi minyak dan gas bumi. Perusahaan itu beroperasi di Permian Basin, salah satu pusat produksi migas terbesar di Amerika Serikat. Investasi Danantara menyasar saham preferen konvertibel yang diterbitkan dalam beberapa tahap, bukan pembelian saham biasa di pasar terbuka.

Alasan Danantara Pilih HighPeak

Chief Executive Officer Danantara Investment Management Pandu Sjahrir menyebut penempatan dana ini bagian dari mandat DIM untuk masuk ke sektor strategis dengan prospek imbal hasil berkelanjutan jangka panjang. Posisi HighPeak di Permian Basin menjadi salah satu pertimbangan utama.

“Investasi ini sejalan dengan mandat kami untuk berinvestasi di sektor strategis yang memberikan imbal hasil berkelanjutan dalam jangka panjang sekaligus mendukung kepentingan nasional Indonesia,” kata Pandu dalam keterangan resmi, Selasa (6/10/2026).

Permian Basin dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil minyak dan gas terbesar di Amerika Serikat. Kawasan itu menjadi pusat aktivitas eksplorasi dan produksi yang menarik minat investor global, termasuk dari Asia.

Skema Investasi lewat Saham Preferen Konvertibel

Dana sebesar 250 juta dolar AS ditempatkan melalui convertible preferred stocks yang diterbitkan bertahap. Skema ini memberi DIM posisi khusus sebagai pemegang saham preferen, dengan opsi konversi ke saham biasa di kemudian hari.

Struktur semacam ini lazim dipakai investor institusi yang ingin masuk ke perusahaan energi tanpa langsung mengambil kendali operasional. DIM menempatkan dana sebagai bagian dari portofolio investasi strategis, bukan sekadar penempatan jangka pendek.

Nilai investasi setara Rp4,6 triliun bila dihitung dengan kurs yang disebutkan dalam keterangan resmi. Angka itu menjadikan HighPeak salah satu tujuan penempatan dana terbesar Danantara di sektor energi luar negeri.

Posisi Danantara di Sektor Energi

Danantara Indonesia mengelola investasi melalui sejumlah holding, salah satunya DIM yang fokus pada penempatan dana strategis. Mandatnya mencakup sektor-sektor yang dinilai punya nilai ekonomi jangka panjang sekaligus mendukung kepentingan nasional.

Masuknya dana ke HighPeak memperluas peta investasi Danantara di sektor migas, yang selama ini identik dengan aset dalam negeri. Langkah ini juga menempatkan Danantara bersanding dengan investor institusi global yang aktif di cekungan Permian.

Sebelumnya, Danantara disebut akan menggandeng pihak swasta untuk mengelola aset BUMN mulai 2027. Selain itu, Danantara mengungkap 52 persen BUMN masih merugi dan hanya 15 perusahaan yang memberikan dividen.

Penutup: Investasi Rp4,6 triliun di HighPeak Energy menunjukkan Danantara tidak hanya mengurus aset BUMN di dalam negeri, tetapi juga menempatkan dana di sektor migas global. Keberhasilan penempatan ini akan jadi ujian awal bagi strategi investasi strategis Danantara di pasar internasional.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks