Pencarian

Xiaomi Siapkan Mobil Listrik Setir Kanan, Sinyal Masuk Indonesia Menguat

Jumat, 06 November 2026 • 13:04:01 WIB
Xiaomi Siapkan Mobil Listrik Setir Kanan, Sinyal Masuk Indonesia Menguat
Xiaomi merekrut tenaga kerja untuk mobil listrik setir kanan di Sydney sebagai persiapan ekspansi global.

NUSA TENGGARA TIMUR — Xiaomi mulai merekrut tenaga kerja untuk mobil listrik setir kanan di Australia, membuka lowongan Senior Legal Counsel Automotive dan Product Manager International Instalment Finance di Sydney. Langkah ini menjadi sinyal ekspansi ke pasar global yang menggunakan setir kanan, termasuk Indonesia. Presiden Xiaomi Lu Weibing menyebut penjualan di Eropa dimulai paruh kedua 2027, disusul negara setir kanan pada paruh pertama 2028.

Perekrutan di Sydney menyasar dua posisi strategis. Senior Legal Counsel akan menangani urusan hukum bisnis otomotif Xiaomi di Australia, mencakup penjualan mobil, layanan purnajual, kontrak, hingga regulasi. Product Manager bertanggung jawab mengembangkan layanan pembiayaan kendaraan di kawasan Asia Pasifik, termasuk kerja sama dengan bank dan perusahaan leasing.

Langkah ini bukan sekadar penambahan karyawan. Perusahaan asal China tersebut sedang menyiapkan infrastruktur bisnis sebelum mobil listriknya dijual di luar negeri, mengingat layanan pembiayaan dan kepatuhan hukum adalah dua hal yang harus siap sebelum penjualan ritel dimulai.

Rekrutmen di Sydney Bagian dari Rencana Global Xiaomi

Perekrutan di Australia sejalan dengan peta jalan ekspansi yang disampaikan Lu Weibing dalam Investor Day April 2026. Xiaomi akan mulai menjual mobil di Eropa pada paruh kedua 2027, kemudian menyasar negara-negara dengan konfigurasi setir kanan pada paruh pertama 2028.

Australia masuk daftar negara setir kanan bersama Inggris, Jepang, Selandia Baru, dan Indonesia. Kehadiran lowongan kerja di Sydney menunjukkan Xiaomi memilih Australia sebagai salah satu titik awal pengujian pasar setir kanan sebelum memperluas jangkauan.

Bukan Sekadar Memindahkan Posisi Setir

Mengembangkan mobil setir kanan menuntut penyesuaian teknis yang tidak sederhana. Xiaomi perlu merombak sistem kemudi, pedal, dasbor, kabel kelistrikan, hingga komponen keselamatan agar sesuai kebutuhan dan regulasi masing-masing negara.

Artinya, versi setir kanan tidak bisa sekadar membalik posisi kemudi dari model yang sudah dijual di China. Setiap negara tujuan punya standar keselamatan dan homologasi berbeda yang harus dipenuhi sebelum mobil bisa dijual resmi.

Indonesia Masuk Radar, tapi Waktunya Belum Pasti

Indonesia berpeluang menjadi salah satu pasar yang dibidik Xiaomi karena mobil di dalam negeri menggunakan setir kanan. Meski begitu, Xiaomi belum mengumumkan negara mana saja yang menjadi tujuan ekspansi, dan belum ada kepastian kapan mobil listrik Xiaomi dijual di Indonesia.

Country Director Xiaomi Indonesia, Michael Feng, sebelumnya menegaskan komitmen perusahaan terhadap pasar lokal. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers usai peluncuran Redmi Note 17 Series di Jakarta pada September lalu.

"Jadi untuk pertanyaan ini (mobil listrik Xiaomi masuk Indonesia), 100 persen kami akan membawa produk mobil (listrik) ke pasar ini. Namun saat ini jika boleh jujur kita masih harus menunggu," kata Michael.

Xiaomi masih ingin melihat respons pasar terhadap ekspansi global sebelum memperluas penjualan ke negara lain. Meski waktunya belum diumumkan, Michael memastikan Indonesia masuk dalam rencana ekspansi mobil listrik Xiaomi.

"Di Indonesia kami masih harus menunggu. Tapi saya rasa kami akan hadirkan segera karena Indonesia sangat penting bagi Xiaomi di pasar global jadi jangan khawatir," kata dia.

Persaingan Mobil Listrik Indonesia Menanti Pendatang Baru

Pasar mobil listrik Indonesia saat ini diisi merek China lain seperti BYD, Wuling, dan Chery, plus pemain Jepang yang mulai agresif. Kehadiran Xiaomi akan menambah pilihan di segmen yang harganya semakin kompetitif, meski merek ini belum punya jaringan dealer dan layanan purnajual di dalam negeri.

Untuk saat ini, pengguna Indonesia hanya bisa menunggu kepastian tanggal. Yang jelas, perekrutan di Sydney menandakan persiapan setir kanan sudah berjalan, dan Indonesia berada di daftar negara yang paling mungkin disasar setelah Australia.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks