Pencarian

Gubernur NTT Dorong Literasi Keuangan Menjangkau Petani, Nelayan, dan Pelaku UMKM di Perdesaan

Minggu, 01 November 2026 • 18:01:32 WIB
Gubernur NTT Dorong Literasi Keuangan Menjangkau Petani, Nelayan, dan Pelaku UMKM di Perdesaan
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan pesan literasi keuangan di hadapan peserta Grand Final Pemilihan Duta Literasi Keuangan Provinsi NTT 2026 di Hotel Aston Kupang, Sabtu (31/10/2026).

KUPANG — Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menilai kepemilikan rekening bank atau akses layanan keuangan belum cukup menjadi ukuran. Warga, menurutnya, perlu pemahaman memadai untuk merencanakan, mengelola, dan memanfaatkan keuangan sesuai kebutuhan.

Pesan itu disampaikan Melki Laka Lena di hadapan peserta Grand Final Pemilihan Duta Literasi Keuangan Provinsi NTT Tahun 2026. Ajang tersebut digelar di Hotel Aston Kupang, Sabtu (31/10/2026), dengan 20 finalis yang bersaing menjadi duta literasi keuangan.

Petani hingga Nelayan Jadi Prioritas Edukasi

Melki menyoroti sekitar 60 persen masyarakat NTT yang bekerja di sektor pertanian. Karena itu, edukasi keuangan perlu menjangkau petani, nelayan, peternak, pelaku usaha mikro, hingga keluarga di wilayah perdesaan.

Petani dinilai perlu kemampuan mengelola pendapatan hasil panen. Nelayan dan peternak perlu memahami pemanfaatan pembiayaan untuk mengembangkan usaha. Sementara keluarga didorong mampu merencanakan keuangan, membangun kebiasaan menabung, serta menyiapkan kebutuhan pendidikan dan masa depan anak.

Menurut Gubernur, pendekatan edukasi mesti disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat NTT. Harapannya, pemahaman keuangan lebih mudah diterapkan dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Inklusi 92,78 Persen, Literasi Baru 67,71 Persen

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT mencatat tingkat inklusi keuangan di provinsi itu mencapai 92,78 persen. Angka literasi keuangan berada jauh di bawahnya, yakni 67,71 persen.

Kesenjangan itu menunjukkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan sudah luas. Namun pemahaman soal produk, layanan, manfaat, serta risiko keuangan masih perlu ditingkatkan.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah, OJK, dan seluruh lembaga jasa keuangan. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pengguna layanan, tetapi juga mampu mengambil keputusan keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab.

Duta Literasi Diminta Tak Berhenti di Panggung

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada OJK NTT bersama seluruh lembaga jasa keuangan yang terus mendorong pemahaman masyarakat melalui berbagai program edukasi. Salah satunya Pemilihan Duta Literasi Keuangan Provinsi NTT Tahun 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada penetapan pemenang. Ajang itu dinilai perlu menjadi awal gerakan yang lebih luas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat soal pentingnya pengelolaan keuangan.

Kepada 20 finalis, Melki berpesan agar seluruh peserta tetap berkontribusi menyebarluaskan literasi keuangan di berbagai wilayah NTT, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai duta. Seluruh finalis dinilai berpotensi menjadi agen perubahan yang membantu masyarakat memahami perencanaan keuangan, kebiasaan menabung, pemanfaatan layanan keuangan formal, serta kewaspadaan terhadap risiko transaksi digital.

Para finalis diharapkan tetap mendapatkan pembinaan dan ruang untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan edukasi keuangan di tengah masyarakat.

Waspadai Penipuan di Tengah Transaksi Digital

Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi membangun masyarakat NTT yang semakin cerdas mengelola keuangan dan bijak memanfaatkan teknologi digital. Masyarakat perlu dibekali pemahaman untuk mengenali risiko transaksi keuangan, melindungi diri dari berbagai bentuk penipuan, serta memakai layanan keuangan secara aman dan sesuai kebutuhan.

Upaya tersebut dinilai penting untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas, memperkuat usaha produktif, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Pemerintah Provinsi NTT berharap semakin banyak warga yang mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat, mengembangkan potensi ekonomi, serta mempersiapkan masa depan keluarga dengan lebih baik.

Melki menegaskan literasi keuangan harus menjadi gerakan bersama yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Tujuannya mendukung terwujudnya NTT yang semakin maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suaratts.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks