Pencarian

IHSG Terkoreksi 0,47% ke 6.636, BTPS Siap Buyback Rp 1 Triliun dan BULL Cetak Laba 739%

Senin, 07 September 2026 • 08:49:31 WIB
IHSG Terkoreksi 0,47% ke 6.636, BTPS Siap Buyback Rp 1 Triliun dan BULL Cetak Laba 739%
Suasana perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia terpantau pada Jumat (4/9), saat IHSG ditutup melemah 0,47% ke level 6.636.

Pelemahan IHSG pada Jumat (4/9) sejalan dengan pergerakan bursa Amerika Serikat yang kompak berakhir di zona merah. Dow Jones turun 0,51%, S&P 500 terkoreksi 0,38%, dan Nasdaq melemah 0,29%. Sentimen negatif juga terlihat dari penurunan ETF EIDO sebesar 1,20% dan indeks MSCI Indonesia yang melemah 1% di pasar offshore.

Dari dalam negeri, tekanan jual terkonsentrasi pada saham-saham berkapitalisasi besar. BBCA turun 1,11%, ASII melemah 2,97%, dan BMRI terkoreksi 0,90%. Secara sektoral, 8 dari 11 sektor berakhir di zona merah dengan Transportasi dan Logistik mencatat pelemahan terdalam hingga 1,09%. Hanya sektor Energi yang mampu bertahan dengan penguatan tipis 0,22%.

Di sisi lain, penyebaran abu vulkanik di wilayah Jabodetabek berpotensi meningkatkan permintaan masker. Kondisi ini dinilai menjadi sentimen positif bagi emiten sektor terkait seperti MEDS dan OMED.

BTPS Siapkan Buyback Rp 1 Triliun, EPS Diproyeksikan Naik

Bank BTPN Syariah (BTPS) mengumumkan rencana pembelian kembali saham dengan dana maksimal Rp 1 triliun yang seluruhnya berasal dari ekuitas perseroan. Jumlah saham yang dapat dibeli kembali mencapai maksimal 10% dari modal ditempatkan, sesuai batas ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan proforma laporan keuangan per 30 Juni 2026, aksi ini diproyeksikan menurunkan total aset BTPS dari Rp 23,30 triliun menjadi Rp 22,30 triliun, serta mengurangi ekuitas dari Rp 10,26 triliun menjadi Rp 9,26 triliun. Meski laba tahun berjalan diperkirakan turun tipis dari Rp 655,49 miliar menjadi Rp 650,16 miliar akibat biaya pelaksanaan, laba per saham (EPS) justru diproyeksikan meningkat signifikan dari Rp 85,09 menjadi Rp 94,54.

Pelaksanaan buyback dapat dilakukan maksimal 12 bulan sejak 14 Oktober, dengan syarat mendapat persetujuan RUPSLB yang dijadwalkan pada 13 Oktober.

Laba BULL Melonjak 739%, Ekspansi LNG Jadi Motor Pertumbuhan

Buana Lintas Lautan (BULL) membukukan laba bersih US$58,41 juta pada semester I-2026, melonjak 739% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya US$6,96 juta. Pendapatan perseroan tercatat naik 84% menjadi US$128,73 juta dari sebelumnya US$69,95 juta.

Perbaikan margin menjadi kunci kinerja impresif ini. Laba kotor BULL meningkat 243% menjadi US$66,05 juta, mendorong margin laba kotor naik ke 51,3% dari sebelumnya 27,5%. Pendapatan dari bisnis freight tumbuh menjadi US$126,32 juta, sementara segmen gas melonjak dari US$0,36 juta menjadi US$6,41 juta.

Untuk mendukung penguatan bisnis LNG, perseroan tengah menambah armada dan menjajaki opsi rights issue sebagai sumber pendanaan ekspansi.

RATU Terbitkan 271,51 Juta Saham Baru, Target Dana Rp 1,63 Triliun

Raharja Energi Cepu (RATU) berencana melakukan private placement dengan menerbitkan maksimal 271,51 juta saham baru, setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan asumsi harga pelaksanaan Rp 6.000 per saham, perseroan berpotensi mengantongi dana sekitar Rp 1,63 triliun.

Dana hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja serta pengembangan usaha, termasuk pembelian aset, pembelian saham, dan pemberian pinjaman. Pemegang saham lama berpotensi mengalami dilusi maksimal 9,09%.

Rencana tersebut masih menunggu persetujuan pemegang saham independen melalui RUPSLB pada 8 September. Jika disetujui, pelaksanaan private placement dapat dilakukan paling lama dua tahun sejak tanggal RUPSLB.

Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Berikutnya

Sejumlah analis memberikan rekomendasi teknikal untuk saham-saham pilihan di tengah pelemahan IHSG:

  • TINS — Buy 4390-4420 | Target 4500-4570 | Stop Loss 4120
  • IMPC — Buy 1480-1495 | Target 1500-1550 | Stop Loss 1385
  • SOCI — Buy 630-640 | Target 650-665 | Stop Loss 595
  • MTEL — Buy 484-488 | Target 496-500 | Stop Loss 466
  • OMED — Buy 242-248 | Target 254-258 | Stop Loss 232

Disclaimer: Seluruh analisis dan rekomendasi saham bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Investasi mengandung risiko.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks