JAKARTA — Ratusan paket bantuan didistribusikan lewat posko Terminal Penumpang Tanjung Priok sebelum dimuat ke kapal. Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok bersama asosiasi, Pelindo Group, PT Pelni, dan sejumlah mitra strategis lainnya.
Bantuan untuk Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak
PSM memprioritaskan barang-barang yang sering kali terabaikan dalam penanganan bencana. Selain kebutuhan khusus perempuan dan popok bayi, perusahaan juga mengirimkan perlengkapan mandi serta bahan pangan instan seperti mi, biskuit, susu, dan protein dalam kemasan kaleng.
Menurut keterangan resmi, pemilihan jenis bantuan ini disesuaikan dengan kebutuhan riil warga yang tinggal di pengungsian setelah gempa melanda sejumlah wilayah di NTT.
Pemulihan Pascabencana Perlu Kolaborasi
Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PSM Roy Fraser Hendrik menegaskan bahwa perusahaan tidak bisa bergerak sendiri. "Bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran perusahaan dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT. Kami percaya bahwa pemulihan pascabencana tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri," ujarnya.
Roy menambahkan, PSM tidak hanya membawa barang kebutuhan pokok. Ada semangat optimisme yang ingin disampaikan agar masyarakat NTT bisa bangkit dan menata kembali kehidupan secara bersama-sama.
Rute Laut: dari Tanjung Priok ke Maumere
KM Tidar diperkirakan menempuh perjalanan laut selama tiga hingga empat hari sebelum sandar di Pelabuhan Lorens Say, Maumere. Dari sana, bantuan akan didistribusikan kepada warga terdampak yang tersebar di beberapa titik.
Senior Manager Sekretaris Perusahaan PSM Moch. Ilhamsyah menyampaikan bahwa penyaluran ini sejalan dengan transformasi BUMN yang mendorong perusahaan tumbuh berkelanjutan sekaligus memberi manfaat nyata. "Dukungan TJSL ini adalah cerminan bahwa pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab sosial harus berjalan beriringan. Sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan perusahaan, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan," kata Ilhamsyah.
PSM menegaskan diri sebagai bagian dari ekosistem Pelindo Group yang berkomitmen memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan dukungan untuk bangkit dari dampak bencana.