Pencarian

Komisi I DPR RI Dukung Pembentukan Kodam XXVII/Sobe Sonbai di NTT, Pangdam Udayana Ungkap Progres Markas dan Program Pemberdayaan

Sabtu, 25 Juli 2026 • 14:26:31 WIB
Komisi I DPR RI Dukung Pembentukan Kodam XXVII/Sobe Sonbai di NTT, Pangdam Udayana Ungkap Progres Markas dan Program Pemberdayaan

DENPASAR — Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dalam pemaparannya menegaskan NTT memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Timor Leste. Menurutnya, meski kondisi keamanan di perbatasan relatif kondusif, berbagai potensi ancaman seperti penyelundupan, kejahatan lintas negara, pelintas batas ilegal, hingga ancaman nirmiliter masih memerlukan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Manfaat Pembentukan Kodam Baru bagi Pertahanan Perbatasan

Pangdam menjelaskan bahwa pembentukan Kodam XXVII/Sobe Sonbai akan memperpendek rentang kendali komando, meningkatkan efektivitas pembinaan teritorial, mempercepat respons operasional, serta memperkuat kehadiran negara di wilayah perbatasan. Karena itu, Kodam IX/Udayana berharap Komisi I DPR RI memberikan dukungan dari sisi kebijakan, organisasi, personel, infrastruktur, alutsista, hingga anggaran agar kodam baru dapat segera direalisasikan.

Nama “Sobe Sonbai” dan Progres Markas

Nama Kodam XXVII/Sobe Sonbai diambil dari tokoh Raja Timor sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan masyarakat NTT. Pangdam juga memaparkan progres pembentukan kodam tersebut, meliputi kesiapan lahan, pembangunan markas, penyediaan personel, perlengkapan, hingga pembangunan rumah dinas.

Program Pemberdayaan Masyarakat di Perbatasan

Selain aspek pertahanan, Pangdam menyampaikan berbagai program pemberdayaan yang dijalankan TNI AD di Timor Tengah Utara. Kegiatannya mencakup rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor, perbaikan sekolah dan rumah ibadah, pembangunan jalan dan jembatan, bazar murah, pembagian sembako, serta layanan pengobatan gratis.

Persoalan Perbatasan yang Masih Mengganjal

Pangdam juga menyoroti sejumlah persoalan di kawasan perbatasan RI–RDTL yang masih memerlukan perhatian, di antaranya sengketa batas negara pada wilayah unresolved dan unsurveyed segment, potensi pelanggaran wilayah, penyelundupan lintas batas, hingga konflik sosial. Ia berharap Komisi I DPR RI dapat membantu mendorong percepatan penyelesaian persoalan lahan di Kupang dan Nagekeo serta mendukung penyelesaian sengketa batas negara melalui mekanisme bilateral antara Indonesia dan Timor Leste.

Apresiasi DPR dan Langkah Selanjutnya

Menanggapi paparan tersebut, Komisi I DPR RI yang dipimpin Ketua Utut Adianto mengapresiasi rencana pembentukan Kodam XXVII/Sobe Sonbai. Dalam kunjungan kerja yang diikuti 33 anggota rombongan itu, pembahasan difokuskan pada penyusunan peta jalan pembentukan kodam baru, evaluasi postur pertahanan di wilayah perbatasan, serta dukungan penganggaran dan penguatan sinergi pertahanan. DPR menilai langkah ini strategis untuk memperkuat sistem pertahanan nasional, meningkatkan efektivitas pembinaan teritorial, mempercepat pengendalian operasi, dan memperkuat pengamanan wilayah perbatasan.

Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks