KUPANG — Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama diberikan kepada Pemerintah Kota Kupang atas capaian dalam membangun birokrasi yang profesional, modern, dan transparan. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kupang, Abul Avensius, menyebut penghargaan ini merupakan hasil dari serangkaian inovasi dan kebijakan yang berorientasi pada penguatan manajemen ASN.
Indikator Penilaian: Dari e-Kinerja hingga Digitalisasi Arsip
Abul Avensius menjelaskan, tim penilai BKN mempertimbangkan beberapa indikator utama. Salah satunya adalah penerapan e-Kinerja Harian yang memastikan seluruh aktivitas kinerja ASN tercatat secara digital, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kebijakan kenaikan pangkat bulanan dinilai mampu mempercepat proses administrasi tanpa hambatan birokrasi yang berbelit.
Dalam aspek digitalisasi, seluruh dokumen kepegawaian ASN di lingkungan Pemkot Kupang telah diintegrasikan melalui sistem arsip digital. Dampaknya, layanan administrasi kepegawaian menjadi lebih cepat dan efisien.
Nilai DMS Tertinggi di Regional BKN Denpasar
Capaian lain yang memperkuat posisi Kota Kupang adalah nilai Document Management System (DMS) yang mencapai 98,6 persen. Angka ini menempatkan Kota Kupang di peringkat pertama pada wilayah kerja Kantor Regional X BKN Denpasar yang meliputi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
“Satu penghargaan lagi. Satu bukti lagi. Kota Kupang terus melangkah maju di bawah kepemimpinan yang berorientasi pada perubahan dan pelayanan,” ujar Wali Kota Christian Widodo dalam keterangannya, Senin lalu.
ProASN dan Manajemen Talenta Jadi Fondasi
Pemerintah Kota Kupang juga mengembangkan program Profiling ASN (ProASN). Program ini melakukan penilaian kompetensi sosial-kultural, emerging skills, serta literasi digital bagi ratusan pejabat sebagai dasar penyusunan manajemen talenta.
Menurut Abul, penerapan sistem merit menjadi fondasi utama dalam setiap pengisian jabatan maupun promosi. Proses tersebut dilakukan berdasarkan kompetensi dan kapabilitas, bukan karena kedekatan. Pemerintah daerah juga memberikan perlindungan tambahan bagi ASN melalui berbagai program jaminan kesejahteraan.
Reformasi Birokrasi Berbasis Kompetensi
Abul Avensius menegaskan, implementasi ProASN, ketepatan waktu kenaikan pangkat, serta pengembangan manajemen talenta menjadi bagian dari transformasi birokrasi yang terus diperkuat. Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan ASN yang semakin profesional, adaptif, dan berintegritas.