Pencarian

BPOLBF dan Pemkab Manggarai Timur Kolaborasi Kembangkan Wisata Religi Katolik di Flores, 15 Destinasi Tersambung

Selasa, 30 Juni 2026 • 00:14:31 WIB
BPOLBF dan Pemkab Manggarai Timur Kolaborasi Kembangkan Wisata Religi Katolik di Flores, 15 Destinasi Tersambung
BPOLBF dan Pemkab Manggarai Timur resmi kolaborasi kembangkan 15 destinasi wisata religi Katolik di Flores.

LABUAN BAJO — Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF Andhy MT Marpaung mengatakan dokumen Travel Pattern Pariwisata Religi Katolik Pulau Flores bukan sekadar kertas kerja. "Disusun bukan sekadar sebagai dokumen, tetapi sebagai peta jalan untuk menghidupkan destinasi-destinasi religi di seluruh Pulau Flores," kata Andhy di Labuan Bajo, Selasa.

Momentum 100 Tahun Gereja Tua St. Theresia Lengko Ajang

Andhy menyebut momentum 100 Tahun Gereja Tua St Theresia Lengko Ajang menjadi kesempatan strategis. Perayaan ini akan digunakan untuk mengaktivasi salah satu destinasi yang telah masuk dalam travel pattern tersebut.

BPOLBF disebut siap membuka ruang kolaborasi dengan Pemkab Manggarai Timur, Keuskupan Ruteng, dan para pemangku kepentingan lain. Tujuannya agar potensi wisata religi Flores semakin dikenal sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Pengembangan Tak Hanya Andalkan Alam, Tapi Juga Sejarah dan Spiritualitas

Menurut Andhy, pengembangan sektor pariwisata di Flores tidak bisa hanya bertumpu pada keindahan alam. "Perlu juga mengangkat nilai sejarah, budaya, dan spiritualitas yang menjadi identitas masyarakat," ujarnya.

Travel Pattern ini disusun bersama Keuskupan Ruteng, Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Maumere, Keuskupan Larantuka, serta dinas pariwisata dari delapan kabupaten di Pulau Flores pada September 2024. Dokumen itu menjadi panduan perjalanan yang menghubungkan berbagai situs bersejarah dan pusat spiritual Katolik dalam satu koridor destinasi terintegrasi.

Gereja Tua Lengko Ajang Jadi Destinasi Ke-15

Dalam dokumen tersebut, Gereja Tua St. Theresia Lengko Ajang ditetapkan sebagai destinasi ke-15. Gereja ini menjadi satu dari enam destinasi wisata religi Katolik di Kabupaten Manggarai Timur yang masuk dalam jaringan resmi travel pattern.

Andhy berharap aktivasi destinasi wisata religi mampu memperluas pilihan pengalaman wisata di Flores. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan lama tinggal wisatawan (length of stay) dan memperkuat posisi Flores sebagai destinasi wisata religi Katolik unggulan di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik.

Apresiasi Pemkab Manggarai Timur: Peluang Baru untuk Ekonomi Warga

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Manggarai Timur Hieronimus E Dona mengapresiasi inisiatif BPOLBF. Ia menilai langkah ini membuka peluang baru bagi pengembangan destinasi wisata religi di daerahnya.

"Kehadiran Gereja Tua St. Theresia Lengko Ajang dalam dokumen tersebut merupakan pengakuan penting terhadap nilai sejarah dan spiritual yang dimiliki Manggarai Timur," kata Hieronimus.

Ia menambahkan, melalui perayaan 100 tahun paroki dan produksi film dokumenter, pihaknya berharap destinasi ini semakin dikenal. "Memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan pariwisata berbasis budaya dan religi," ujarnya.

Target 2027: Satu Abad Paroki Santa Theresia Jadi Panggung Wisatawan

Momentum satu abad Paroki Santa Theresia Lengko Ajang pada 2027 dinilai sebagai peluang strategis. Hieronimus mengatakan perayaan itu bisa menjadi ajang memperkenalkan sejarah, budaya, dan spiritualitas masyarakat Manggarai Timur kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks