NAGEEO — Anggota Komisi DPR RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) meminta pemerintah mempercepat pembenahan fasilitas publik yang rusak akibat gempa di Kabupaten Nagekeo. Fasilitas yang dimaksud meliputi sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, infrastruktur jalan, pelabuhan, hingga perumahan warga.
Permintaan itu ia sampaikan dalam pertemuan dengan Bupati Nagekeo, BNPB, Dandim, serta perwakilan Kementerian Pertahanan di Posko Utama Gempa Kabupaten Nagekeo, Senin (24/8/2026). Menurut dia, percepatan ini penting agar pelayanan dasar masyarakat di 113 desa yang tersebar di 13 kecamatan bisa segera normal kembali.
Apresiasi Langkah Respons Cepat di Lapangan
Di tengah desakan percepatan, BHS mengapresiasi langkah pemerintah pusat dan daerah, termasuk BNPB, TNI/Polri, tim kesehatan, dapur umum, serta trauma healing. Dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berjalan di lokasi terdampak juga ia nilai membantu masyarakat.
"Namun, pekerjaan berikutnya adalah memastikan fasilitas publik yang rusak lainnya segera diperbaiki," ucap BHS dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).
Kondisi Lapangan: Banyak Fasilitas Publik Rusak Berat
BHS menyebut kondisi di lapangan menunjukkan banyak fasilitas publik yang mengalami kerusakan. Ia menegaskan pembenahan tidak bisa ditunda karena menyangkut hajat hidup orang banyak.
Sebelum meninjau Nagekeo, BHS juga sempat mengevaluasi infrastruktur terminal di Maumere yang mengalami kerusakan berat. Hal ini menjadi perhatiannya karena terminal merupakan simpul transportasi penting bagi warga.
Menjembatani Aspirasi ke Pemerintah Pusat
Sebagai wakil rakyat, BHS menyampaikan aspirasi Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo kepada Komisi DPR. Ia juga berkoordinasi langsung dengan lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan dalam penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur.
Langkah ini diambil agar proses pemulihan tidak hanya berhenti pada bantuan darurat, tetapi berlanjut pada rehabilitasi dan rekonstruksi yang menyeluruh. Percepatan perbaikan fasilitas publik menjadi kunci agar roda pemerintahan dan aktivitas warga di Nagekeo dapat berjalan seperti sedia kala.