MANGGARAI BARAT — Ratusan warga Dusun Lemes, Desa Macang Tanggar, mulai menerima bantuan logistik dari Polres Manggarai Barat pada Jumat (21/8/2026). Penyaluran dilakukan langsung ke tengah pemukiman agar memastikan bantuan tepat sasaran bagi keluarga yang paling membutuhkan.
Bantuan yang didistribusikan meliputi kebutuhan pokok, bahan makanan, serta material bangunan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak atau roboh akibat guncangan gempa. Pendistribusian secara door to door ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di Nusa Tenggara Timur.
Bantuan Langsung ke Tangan Warga
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang menegaskan bahwa mekanisme penyaluran dilakukan secara langsung tanpa perantara. Hal ini untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang terdampak, bukan hanya titipan simbolis di kantor desa.
“Kami akan terus mendistribusikan bantuan secara menyeluruh kepada masyarakat yang terdampak gempa di NTT. Kami berupaya memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, terutama mereka yang mengalami kerusakan rumah dan membutuhkan bantuan untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar AKBP Christian Kadang.
Fokus pada Kebutuhan Dasar dan Perbaikan Rumah
Prioritas penyaluran tahap ini menyasar dua kebutuhan utama: pangan harian dan material bangunan. Bagi warga yang rumahnya masih bisa dihuni, bantuan sembako menjadi penopang utama. Sementara bagi yang rumahnya roboh, material bangunan diharapkan mempercepat proses rekonstruksi.
Kehadiran personel Polri di lokasi bencana juga dimaksudkan untuk memberikan rasa aman. Selain menjaga distribusi bantuan, aparat berbaur dengan warga untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan puing-puing rumah yang rusak.
Jangkauan Bantuan Akan Diperluas ke Wilayah Lain
Kapolres menambahkan, pendistribusian bantuan tidak akan berhenti di Dusun Lemes. Jajaran Polres Manggarai Barat berencana memperluas jangkauan ke dusun dan desa lain yang terdampak gempa di wilayah NTT agar pemulihan berjalan merata.
“Kami akan terus mendistribusikan bantuan secara menyeluruh kepada masyarakat yang terdampak gempa di NTT,” tegasnya. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat dalam situasi bencana, mengedepankan semangat kemanusiaan dan gotong royong.
Hingga saat ini, upaya kemanusiaan terus berjalan dengan memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat serta mendampingi proses pemulihan di wilayah terdampak. Warga berharap bantuan serupa juga menjangkau lokasi-lokasi terpencil yang aksesnya sulit dijangkau kendaraan roda empat.