NUSA TENGGARA TIMUR — Antam menyediakan dua kategori produk perak, yaitu Perak Murni dan Perak Heritage, dengan variasi berat yang berbeda. Untuk Perak Murni, tersedia ukuran 250 gram dan 500 gram. Sementara Perak Heritage hadir dalam pilihan 31,1 gram dan 186,6 gram.
Berikut rincian harga dasar dan harga setelah PPN 11 persen untuk masing-masing produk:
- Perak Murni 250 gram: harga dasar Rp 10.200.000, menjadi Rp 11.322.000 setelah pajak.
- Perak Murni 500 gram: harga dasar Rp 19.600.000, menjadi Rp 21.756.000 setelah pajak.
- Perak Heritage 31,1 gram: harga dasar Rp 1.766.895, menjadi Rp 1.961.253 setelah pajak.
- Perak Heritage 186,6 gram: harga dasar Rp 9.480.016, menjadi Rp 10.522.818 setelah pajak.
Dari daftar tersebut, Perak Heritage ukuran 31,1 gram menjadi produk dengan nominal paling rendah, yaitu Rp 1,96 juta setelah pajak. Sebaliknya, Perak Murni 500 gram dibanderol paling mahal dengan harga Rp 21,75 juta setelah PPN.
Mengapa Harga Perak Ikut Turun?
Penurunan harga perak Antam terjadi berbarengan dengan pelemahan harga emas batangan. Pada hari yang sama, harga emas Antam turun Rp 9.000 menjadi Rp 2.613.000 per gram. Pergerakan harga kedua logam mulia ini biasanya saling terkait, dipengaruhi oleh kondisi pasar global dan kebijakan harga yang ditetapkan perusahaan.
Antam sendiri merupakan BUMN pertambangan yang memproduksi dan menjual logam mulia, termasuk emas dan perak. Perak dikenal dengan simbol kimia Ag, warna putih mengilap, serta daya hantar listrik dan panas yang tinggi. Meski tidak sepopuler emas sebagai instrumen investasi, perak tetap menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat yang ingin diversifikasi aset.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Harga yang dibayarkan konsumen sudah termasuk PPN 11 persen. Artinya, nominal di atas adalah jumlah yang harus disiapkan saat membeli di gerai Antam. Perlu dicatat, harga perak dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan harga logam mulia dan kebijakan Antam.
Bagi investor atau kolektor, Perak Heritage dengan desain khusus bisa menjadi opsi menarik selain Perak Murni yang lebih standar. Namun, pastikan untuk memantau harga terbaru sebelum bertransaksi, mengingat fluktuasi bisa terjadi setiap hari.