Pencarian

Patrice Evra Beri Peringatan ke Prancis Jelang Lawan Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Jumat, 10 Juli 2026 • 01:59:31 WIB
Patrice Evra Beri Peringatan ke Prancis Jelang Lawan Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026
Patrice Evra memberikan pujian kepada Maroko menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Prancis.

NUSA TENGGARA TIMUR — Prancis akan berhadapan dengan Maroko di babak delapan besar Piala Dunia 2026, Kamis (9/7) atau Jumat (10/7) dini hari WIB. Jelang laga tersebut, eks kapten timnas Prancis Patrice Evra justru memberikan kredit lebih kepada lawan yang akan dihadapi negaranya.

Evra Puji Karakter Maroko: Mereka Tidak Takut Lawan Siapa Pun

"Jika saya harus memilih satu dari tim yang masih bertahan, saya menyukai Maroko. Mereka memiliki karakter, mereka berjuang, mereka percaya diri, dan tidak ada yang senang bermain melawan mereka di babak gugur," ujar Evra dikutip dari Metro.

Pujian itu bukan tanpa alasan. Maroko tampil solid sejak fase grup. Mereka sukses menahan imbang Brasil, juara dunia lima kali, lalu menyingkirkan Belanda di babak 16 besar. Kemenangan telak 3-0 atas Kanada di fase grup juga membuktikan ketajaman lini depan arahan Mohamed Ouahbi.

Peringatan untuk Mbappe: Sepatu Emas Tak Cukup untuk Juara

Mantan pemain Manchester United itu secara spesifik menyoroti peran Kylian Mbappe. Evra menilai Prancis terlalu bergantung pada bintangnya saat menjuarai Piala Dunia 2022. Mbappe kala itu menyabet Sepatu Emas, tapi permainan tim secara kolektif dinilai kurang solid.

"Saya pernah bersikap keras pada Kylian sebelumnya, tetapi bukan karena bakatnya. Itu karena saya ingin dia menjadi lebih lengkap, lebih bertanggung jawab untuk seluruh tim," kata Evra.

Legenda berusia 43 tahun itu mengapresiasi perkembangan Mbappe di Piala Dunia edisi Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini. "Yang saya sukai di Piala Dunia ini adalah dia membuat keputusan yang lebih baik. Dia lebih banyak melibatkan orang lain. Prancis lebih kuat ketika Mbappe dalam performa terbaiknya, tetapi mari saya perjelas: Anda tidak memenangkan Piala Dunia hanya dengan satu pemain. Semua orang tetap harus melakukan tugasnya," pungkasnya.

Kunci Laga: Kesolidan Tim vs Kejutan Afrika

Prancis datang dengan status unggulan berkat skuad mewah yang dimiliki Didier Deschamps. Namun, catatan perjalanan Maroko menjadi alarm keras. Singa Atlas telah membuktikan mampu merepotkan tim-tim besar dengan pertahanan rapat dan serangan balik cepat.

Bagi Evra, kunci kemenangan Prancis ada pada kemampuan menjaga keseimbangan tim. Jika para pemain mewah seperti Mbappe, Antoine Griezmann, dan Aurelien Tchouameni mampu bermain kolektif, Les Bleus punya peluang besar melaju ke semifinal. Namun jika kembali mengandalkan individu, Maroko siap menghukum.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks