Pencarian

Kepala BGN Bantah Narasi Viral Soal Pembagian Dana MBG ke Presiden, Sebut Hoax

Sabtu, 13 Juni 2026 • 16:00:31 WIB
Kepala BGN Bantah Narasi Viral Soal Pembagian Dana MBG ke Presiden, Sebut Hoax
Kepala BGN Nanik membantah kabar pembagian dana MBG kepada presiden sebagai hoax.

NUSA TENGGARA TIMUR — Narasi yang menyebutkan adanya pembagian dana program MBG kepada presiden langsung dibantah oleh Kepala BGN. Nanik menyatakan kabar yang beredar di beberapa platform digital itu adalah informasi palsu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Bantahan Resmi dari Kepala BGN

Dalam pernyataannya, Nanik menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan atau informasi terkait pembagian dana MBG kepada presiden. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada berita yang belum jelas sumbernya.

"Informasi yang menyebut saya membagi-bagikan dana MBG ke presiden adalah hoax. Saya tidak pernah menyampaikan hal tersebut," ujar Nanik dalam klarifikasinya.

Viral di Media Sosial, Langsung Dibantah

Narasi tersebut sebelumnya menyebar luas di berbagai platform media sosial dan grup percakapan. Banyak warganet yang bertanya-tanya soal kebenaran informasi itu, hingga akhirnya BGN buka suara.

Bantahan ini sekaligus menjadi peringatan bagi publik untuk lebih selektif dalam menerima informasi, terutama yang menyangkut kebijakan pemerintah dan pejabat publik.

Program MBG Tetap Berjalan Sesuai Aturan

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak sekolah dan ibu hamil. Kepala BGN memastikan program ini berjalan transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Nanik juga mengingatkan bahwa segala bentuk penyimpangan informasi terkait program MBG dapat mengganggu kepercayaan publik terhadap program strategis nasional ini.

Langkah Hukum dan Imbauan ke Publik

Hingga saat ini, BGN belum menyebutkan akan menempuh jalur hukum terkait penyebaran hoax tersebut. Namun, Nanik mengimbau masyarakat untuk melaporkan akun-akun yang menyebarkan informasi palsu ke pihak berwenang.

"Kami mengimbau semua pihak untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Jika menemukan konten serupa, segera laporkan," tegasnya.

BGN juga akan terus mengawasi peredaran informasi di media sosial dan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk menindaklanjuti penyebaran hoax ini.

Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks