Pencarian

Warga Batui Kecewa PT MAB Tunda Rekrutmen, Janji Lowongan Kerja Juni 2026 Tak Kunjung Terealisasi

Kamis, 11 Juni 2026 • 02:11:01 WIB
Warga Batui Kecewa PT MAB Tunda Rekrutmen, Janji Lowongan Kerja Juni 2026 Tak Kunjung Terealisasi
Warga Batui menyampaikan kekecewaan atas penundaan rekrutmen PT MAB yang dijanjikan Juni 2026.

BANGGAI — Kekecewaan warga Kecamatan Batui terhadap PT Matra Arona Banggai (MAB) kian memuncak. Perusahaan tambak udang yang beroperasi di Kelurahan Sisipan itu dinilai tidak menepati janji setelah lowongan kerja yang dijadwalkan dibuka pada Juni 2026 belum juga terealisasi hingga saat ini.

Bintang Sintung, salah seorang pencari kerja asal Batui, mengaku sudah mengeluarkan biaya untuk menyiapkan berkas lamaran. Ia bersama sejumlah warga lainnya bahkan telah menyerahkan dokumen ke Pos 1 perusahaan, namun hingga kini tidak ada panggilan kerja.

“Saya kecewa dengan PT MAB yang sebelumnya menyampaikan akan membuka lowongan pekerjaan pada Juni ini. Namun sampai sekarang lowongan tersebut belum juga dibuka,” ujar Bintang kepada media ini, Selasa (9/6/2026).

Alasan Perusahaan: Tambak Belum Siap Beroperasi

Menanggapi keluhan warga, salah satu pimpinan PT MAB, Heddy, menyampaikan permohonan maaf melalui pesan WhatsApp. Ia menjelaskan bahwa proses rekrutmen tenaga kerja masih ditunda karena kondisi tambak yang belum sepenuhnya selesai dikerjakan.

“Maaf, penerimaan karyawan masih ditunda karena tambak masih sementara dalam proses pengerjaan,” tulis Heddy dalam keterangan tertulisnya.

Namun, alasan itu justru dipertanyakan oleh pencari kerja lainnya yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Ia menilai kondisi di lapangan berbeda dengan penjelasan perusahaan. Menurutnya, sudah terlihat sejumlah pekerja dari luar daerah yang bekerja di lingkungan PT MAB.

“Kalau memang belum ada penerimaan tenaga kerja, kenapa sudah banyak orang luar yang bekerja di dalam perusahaan? Sementara kami yang merupakan warga lokal belum mendapat kesempatan bekerja,” ujarnya.

Warga Minta Pemantauan Pemerintah Kecamatan

Kehadiran pekerja dari luar daerah yang dinilai lebih dulu mendapat akses kerja dibanding warga lokal memicu spekulasi di tengah masyarakat. Warga berharap Pemerintah Kecamatan Batui dapat melakukan pemantauan terhadap perkembangan operasional perusahaan, termasuk mekanisme perekrutan tenaga kerja.

“Seharusnya pemerintah kecamatan dapat memantau aktivitas perusahaan, baik terkait progres pembangunan maupun mekanisme perekrutan tenaga kerja, sehingga tidak menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kecamatan Batui terkait keluhan warga tersebut. Sementara itu, warga berharap ada transparansi dari PT MAB mengenai jadwal pasti rekrutmen tenaga kerja lokal yang telah lama dinantikan.

Bagikan
Sumber: obormotindok.co.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks