KUPANG — Universitas San Pedro Kupang bersama GIZ Indonesia menggelar sosialisasi peluang kerja luar negeri dan migrasi aman yang diikuti sekitar 150 peserta di Hotel Harper Kupang. Kegiatan ini menyasar dosen, mahasiswa, alumni, dan perwakilan BP3MI NTT, dengan fokus pada peluang kerja di Jerman.
Jerman Butuh Tenaga Kerja: Sektor Mekatronika hingga Keperawatan
Advisor ZME GIZ Indonesia dan ASEAN, Anggres Kadja Dahi, menjelaskan bahwa Jerman tengah menghadapi penuaan populasi yang berdampak pada tingginya kebutuhan tenaga kerja. Sektor yang paling membutuhkan antara lain mekatronika, perhotelan, kesehatan, dan keperawatan.
“Peluang kerja di Jerman masih sangat terbuka dan menjanjikan. Melalui migrasi yang aman, generasi muda dapat meningkatkan kapasitas diri, memperoleh pengalaman internasional, dan membawa manfaat bagi daerah asal mereka,” ujar Anggres dalam keterangannya.
Rektor Unwira: Bekali Diri dengan Kompetensi Sebelum Merantau
Rektor Universitas San Pedro Kupang, Romo Dr. Bertolomeus Bolong, OCD., M.Si., menekankan bahwa kesempatan kerja di luar negeri harus dimanfaatkan secara cermat. Menurutnya, semangat saja tidak cukup tanpa dibekali keterampilan yang memadai.
“Kesempatan kerja di luar negeri harus dimanfaatkan dengan baik. Selain memiliki semangat, generasi muda perlu membekali diri dengan kompetensi yang memadai agar mampu meraih masa depan yang lebih baik,” tegas Romo Bertolomeus saat membuka acara.
Migrasi Aman Jadi Kunci Cegah TPPO
GIZ Indonesia tidak hanya memperkenalkan peluang kerja, tetapi juga menekankan pentingnya migrasi aman. Anggres mengingatkan bahwa akses informasi yang benar akan membantu masyarakat memilih jalur legal dan menghindari perekrutan ilegal yang berujung pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
“Dunia menawarkan banyak peluang bagi mereka yang mau belajar dan bekerja keras. Tingkatkan keterampilan, jangan takut merantau, dan jadilah generasi yang mampu bersaing secara global,” pesannya.
Sinergi Kampus dan Lembaga Internasional Buka Jalan Karier Global
Romo Bertolomeus mengapresiasi sinergi antara Universitas San Pedro, GIZ Indonesia, dan BP3MI NTT yang menghadirkan ruang edukasi sekaligus membuka wawasan karier bagi mahasiswa dan alumni. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membantu generasi muda merencanakan masa depan yang sukses dan memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa.
Melalui kegiatan ini, Universitas San Pedro dan GIZ Indonesia berharap semakin banyak generasi muda NTT yang siap menapaki karier internasional secara aman dan profesional, sekaligus membawa pulang pengetahuan, pengalaman, serta keterampilan yang dapat mendorong kemajuan daerah di masa depan.