Kabar ini datang setelah musim kedua Devil May Cry baru saja tayang di Netflix dan mendapat sambutan positif dari kritikus. Dengan bergabungnya Vergil sebagai karakter utama, serial ini akhirnya memiliki trinitas karakter yang menjadi pusat cerita. Namun, sejumlah benang merah naratif masih menggantung—dan Shankar berjanji akan menuntaskannya dengan spektakuler.
Tiga Musim, Tiga Lapis Neraka ala Dante
Dalam pernyataannya, Shankar memetakan struktur besar serial ini dengan merujuk pada Divine Comedy karya Dante Alighieri. "Musim 1 adalah Inferno. Musim 2 adalah Purgatorio. Musim 3 akan menjadi Paradiso," tulisnya. Ketiganya membentuk The Force Edge Saga, sebuah cerita yang sejak awal dirancang sebagai trilogi film.
Yang menarik, Shankar menegaskan bahwa musim ketiga tidak akan menjadi "musim biasa" untuk sebuah serial TV. "Saya melakukan sesuatu yang sangat berbeda. Saya sedang menyusun cetak biru tentang bagaimana permainan ini dimenangkan," ujarnya, merujuk pada ambisinya untuk mendobrak format adaptasi video game yang selama ini dianggapnya hambar.
Adaptasi yang "Menggilas" Raksasa AAA
Shankar tidak ragu membandingkan karyanya dengan adaptasi lain. Ia menyebut kedua musim Devil May Cry telah "menggilas" adaptasi properti intelektual (IP) kelas AAA yang memiliki anggaran pemasaran jutaan dolar. "Saya membuktikan bahwa adaptasi video game tidak harus menjadi lumpur korporat tanpa rasa yang dirakit di pabrik konten oleh manajer merek yang diam-diam membenci materi sumbernya," sindirnya.
Ambisi pribadi Shankar sejak awal jelas: membuat animasi Amerika menjadi keren, memperluas jejak Devil May Cry ke seluruh dunia, dan menjadi "dewa rating" dalam prosesnya. Hasilnya, setidaknya dari sisi sambutan kritikus, tampaknya mulai terlihat.
Apa yang Tersisa untuk Musim Ketiga?
Meski musim kedua telah tayang, beberapa plot masih belum terpecahkan. Dengan format yang dijanjikan berbeda, Shankar memberi isyarat bahwa musim ketiga akan menjadi puncak dari semua yang telah dibangun. "Sampai jumpa di 'Paradise,'" tutupnya.
Bagi penggemar di Indonesia yang mengikuti serial ini sejak musim pertama, kepastian bahwa cerita akan dituntaskan dengan satu musim lagi menjadi kabar baik. Tidak ada cerita yang dipotong di tengah jalan—setidaknya untuk saga pertama ini. Pertanyaan selanjutnya: akankah Netflix atau Shankar melanjutkan ke saga baru setelah Paradiso? Belum ada jawaban, tapi satu hal yang pasti: musim ketiga akan menjadi sesuatu yang "tidak normal."