NUSA TENGGARA TIMUR — Pemerintah memastikan kendaraan roda dua listrik buatan anak bangsa akan segera hadir di pasar. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan seluruh persiapan teknis dan jadwal peluncuran masih dalam tahap finalisasi. Pengumuman resmi akan disampaikan dalam waktu dekat.
Strategi Mengurangi Ketergantungan BBM Fosil
Prasetyo menegaskan program ini bukan sekadar ajang unjuk kemampuan teknologi nasional. Lebih dari itu, motor listrik nasional menjadi bagian dari strategi besar pemerintah menekan konsumsi bahan bakar minyak berbasis fosil.
"Ini bagian dari kita mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi BBM berbasis fosil. Sebuah prestasi tidak hanya berdampak pada dunia otomotif, tetapi juga membawa pengaruh terhadap konsumsi bahan bakar sehingga kita bisa mengurangi ketergantungan BBM," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Bukti Kemandirian Industri Dalam Negeri
Menurut Prasetyo, peluncuran motor listrik nasional membuktikan bahwa bangsa Indonesia mampu mengembangkan kendaraan listrik secara mandiri. Ia mengakui masih ada kekurangan, namun mengajak semua pihak untuk bersama-sama memperbaiki.
"Dalam waktu dekat mungkin akan ada semacam launching motor listrik nasional hasil karya anak bangsa. Ini membuktikan bahwa sesungguhnya kalau kita memiliki kehendak, bangsa Indonesia akan mampu mencapainya. Bahwa mungkin masih ada sedikit kekurangan, mari kita perbaiki bersama-sama," ucapnya.
Pemerintah memandang langkah ini sebagai momentum memperkuat rantai pasok industri otomotif dalam negeri sekaligus mendorong adopsi teknologi ramah lingkungan. Motor listrik nasional dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam memperkuat kemandirian industri dan mempercepat pemanfaatan energi bersih di Indonesia.
Dampak Luas ke Efisiensi Energi Nasional
Prasetyo menambahkan, pengembangan kendaraan listrik nasional diharapkan memberikan efek berganda. Tidak hanya bagi sektor otomotif, tetapi juga terhadap efisiensi konsumsi energi secara nasional. Pemerintah optimistis langkah ini mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.
Hingga berita ini diturunkan, rincian teknis motor listrik nasional seperti spesifikasi mesin, kapasitas baterai, jarak tempuh, maupun harga jual belum diumumkan. Publik masih menunggu jadwal resmi peluncuran yang akan disampaikan pemerintah dalam waktu dekat.