Pencarian

Undana Dorong Ekonomi Hijau dan Diversifikasi Usaha Bangkitkan Pariwisata Labuan Bajo Pascagempa

Selasa, 22 September 2026 • 10:06:30 WIB
Undana Dorong Ekonomi Hijau dan Diversifikasi Usaha Bangkitkan Pariwisata Labuan Bajo Pascagempa
Dekan FEB Undana Dr Rolland E Fanggidae berbicara dalam ICEMAT 2026 yang digelar secara hibrida dari Kupang.

Universitas Nusa Cendana Kupang mendorong penerapan ekonomi hijau dan diversifikasi usaha untuk memperkuat kebangkitan pariwisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pascagempa. Dorongan itu disampaikan melalui International Conference on Economics, Management, Accounting & Tourism (ICEMAT) 2026 yang digelar secara hibrida dengan menghadirkan akademisi dan praktisi dari empat negara. Sebanyak 30 pelaku UMKM rintisan di Labuan Bajo dilibatkan dalam pengabdian masyarakat internasional yang menjadi rangkaian kegiatan tersebut.

KUPANG — Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Undana Dr Rolland E Fanggidae menegaskan keberlanjutan pariwisata Labuan Bajo sangat bergantung pada pengelolaan lingkungan dan ekonomi yang dilakukan saat ini. Konferensi bertema "Go Green, Stay Competitive: Practical Tools for Sustainable Tourism Businesses" itu digelar secara daring dari Kupang dan diikuti peserta dari Indonesia, Malaysia, India, serta Belanda.

Rolland menyebut forum tersebut tidak sekadar menjadi ruang pertukaran pengetahuan akademik. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata.

Mengapa UMKM Labuan Bajo Perlu Diversifikasi Usaha

Menurut Rolland, ketergantungan pelaku usaha terhadap kunjungan wisatawan dan agenda kegiatan membuat UMKM membutuhkan strategi usaha yang lebih beragam. Kondisi itu menjadi persoalan serius ketika terjadi gangguan terhadap sektor pariwisata.

"UMKM rintisan itu sangat tergantung kepada event maupun kunjungan. Ketika event dan kunjungan berkurang, pasti akan sangat berpengaruh kepada pendapatan," ujar Rolland.

Dari situ, 30 pelaku UMKM rintisan di Labuan Bajo dilibatkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat internasional. Mereka memperoleh penguatan kapasitas dan mengikuti sesi konferensi untuk mendapatkan pengetahuan mengenai pengembangan serta diversifikasi produk.

Tujuannya agar pelaku usaha tidak hanya bergantung pada satu jenis produk atau pasar. "Tidak hanya bergantung kepada satu produk, tapi mungkin ada produk-produk lain yang bisa diterima oleh pasar di situasi-situasi yang mungkin seperti situasi saat ini," kata Rolland.

Promosi ke Semua Negara agar Wisatawan Kembali ke Labuan Bajo

Rolland menempatkan ICEMAT 2026 sebagai wadah promosi ke berbagai negara. Harapannya, wisatawan kembali berkunjung ke Labuan Bajo setelah terdampak gempa.

"Pariwisata sebuah daerah keberlanjutannya itu sangat bergantung dari pengelolaan kita hari ini. Kami menjadikan wadah ini untuk promosi ke semua negara untuk ayo kembali berkunjung ke Labuan Bajo," katanya.

Kerja Sama Akademik dengan Universiti Kebangsaan Malaysia

Selain penguatan UMKM, ICEMAT 2026 memperluas kerja sama akademik internasional. FEB Undana menandatangani Letter of Intent dengan Faculty of Economics and Management Universiti Kebangsaan Malaysia menuju kesepakatan Memorandum of Agreement.

Kerja sama itu mencakup keikutsertaan Undana dalam konsorsium Malaysia–Indonesia International Collaboration on Economics, Management and Accounting (MIICEMA). Ada pula penunjukan koordinator kegiatan bersama serta pengembangan berbagai program akademik.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks