Pencarian

Bupati TTU Akui Banyak Sungai Belum Berjembatan Usai Video Kadis Pendidikan Menyeberang Diteriaki Yel-yel 'Ayo Maju-maju' oleh Siswa SD

Rabu, 26 Agustus 2026 • 23:59:01 WIB
Bupati TTU Akui Banyak Sungai Belum Berjembatan Usai Video Kadis Pendidikan Menyeberang Diteriaki Yel-yel 'Ayo Maju-maju' oleh Siswa SD
Bupati TTU membenarkan video Kadis Pendidikan menyeberang sungai di Kecamatan Mutis yang viral di media sosial.

KEFAMENANU — Rekaman video yang memperlihatkan seorang kepala dinas menyeberangi sungai di tengah sorakan siswa sekolah dasar menjadi perbincangan hangat di media sosial. Momen itu terjadi di Desa Tasinifu/Aplal, Kecamatan Mutis, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam video yang beredar, sejumlah siswa SDN Oelbaf terlihat kompak meneriakkan yel-yel 'ayo maju-maju' kepada rombongan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tengah berupaya menyeberangi aliran sungai. Sungai tersebut merupakan akses utama yang setiap hari dilalui para pelajar untuk menuju sekolah.

Bupati: Kondisi Ini Kerap Terjadi Saat Musim Hujan

Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo membenarkan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi di wilayahnya. Ia menjelaskan, kondisi serupa memang kerap dialami warga, terutama ketika musim hujan tiba dan debit air sungai meningkat.

"Ini kondisi di daerah Tasinifu Desa Oelfab Kecamatan Mutis. Memang kondisi kalau musim hujan pasti kegiatan anak-anak sekolah mengalami kendala akibat banjir. Kondisi seperti ini masih banyak terjadi di TTU," kata Bupati Falen, Rabu (26/8/2026).

Keterbatasan Fiskal Jadi Kendala Pembangunan Jembatan

Falen menyebut, persoalan infrastruktur ini bukan hanya dialami oleh warga di Kecamatan Mutis. Masih banyak jalur sungai lain di wilayah TTU yang belum tersentuh pembangunan jembatan permanen.

Menurutnya, kondisi fiskal daerah yang terbatas menjadi kendala utama bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTU untuk mengatasi persoalan tersebut secara menyeluruh dalam waktu cepat. Anggaran daerah harus diprioritaskan untuk berbagai kebutuhan mendesak lainnya.

Respons Warganet dan Dampaknya bagi Anak Sekolah

Video tersebut memicu beragam respons dari warganet. Banyak yang menyoroti keselamatan para siswa yang setiap hari harus mempertaruhkan nyawa demi menempuh pendidikan, terutama saat arus sungai deras.

Momen yel-yel 'ayo maju-maju' yang dilontarkan para siswa justru dinilai sebagai sindiran halus kepada pemerintah daerah. Alih-alih mendapat fasilitas sekolah yang layak, para pelajar dan guru di daerah terpencil masih harus berjuang melawan kerasnya medan alam.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur dasar di daerah terpencil masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum tuntas. Akses pendidikan yang aman seharusnya menjadi prioritas utama, terlepas dari segala keterbatasan anggaran yang ada.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks