Pencarian

Kunjungan ke Museum Daerah NTT Tembus 5.320 Orang pada Semester I 2026, Didominasi Pelajar

Kamis, 16 Juli 2026 • 17:27:31 WIB
Kunjungan ke Museum Daerah NTT Tembus 5.320 Orang pada Semester I 2026, Didominasi Pelajar
Pengunjung mengamati koleksi di Museum Daerah NTT yang mencatat 5.320 kunjungan pada semester I 2026.

KUPANG — Museum Daerah NTT menorehkan catatan positif pada paruh pertama 2026. Lembaga yang berlokasi di Kupang itu menerima 5.320 kunjungan sejak Januari hingga Juni 2026. Meffiboset Bollu Eoh berharap tren ini terus berlanjut hingga penghujung tahun.

“Sejak Januari hingga Juni 2026, total kunjungan museum mencapai 5.320 orang. Kami berharap jumlah pengunjung terus meningkat hingga akhir tahun,” kata Meffiboset saat ditemui di Kupang, Rabu.

Pelajar SD Jadi Penyumbang Terbanyak

Dari total kunjungan, kalangan pelajar mendominasi dengan angka 2.261 orang. Rinciannya, siswa sekolah dasar menjadi kelompok terbesar dengan 1.170 kunjungan, disusul siswa PAUD/TK dan SMA.

Selain pelajar, museum juga dikunjungi 1.512 mahasiswa, 570 pengunjung umum, dan 617 wisatawan mancanegara. Hingga 10 Juli 2026 saja, jumlah pengunjung sudah mencapai 196 orang.

Tren Positif Dua Tahun Terakhir

Meffiboset mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan museum menunjukkan peningkatan dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, tercatat 10.360 orang berkunjung. Angka itu naik menjadi 11.726 orang sepanjang 2025.

“Kami terus mengajak masyarakat, terutama sekolah dan perguruan tinggi untuk berkunjung, karena museum diharapkan menjadi pusat pendidikan, sumber inspirasi, ruang pembelajaran budaya, sekaligus sarana penelitian dan pelestarian budaya,” ujarnya.

Tarif Retribusi Disesuaikan, Pelajar Tetap Rp5.000

Sejak 15 Juni 2026, tarif retribusi museum mengalami penyesuaian berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi NTT Nomor 1 Tahun 2026. Sebelumnya, tarif masuk diberlakukan sama untuk semua kategori pengunjung, yakni Rp5.000 per orang.

Kini, pelajar hingga mahasiswa tetap membayar Rp5.000 per orang. Sementara itu, masyarakat umum dikenakan Rp7.000 per orang, dan wisatawan mancanegara Rp10.000 per orang. Meffiboset menegaskan besaran tarif ini masih terjangkau dan tidak memberatkan, khususnya bagi pelajar yang ingin memanfaatkan museum sebagai tempat belajar.

Pameran Alat Musik dan Seminar Kain Tenun Manggarai

Hingga akhir tahun, museum menyiapkan sejumlah program. Salah satunya adalah Pameran Nasional Alat Musik Tradisional yang dijadwalkan pada Oktober 2026. Selain itu, seminar hasil kajian kain tenun Manggarai juga akan digelar pada November mendatang.

Menurut Meffiboset, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga ruang belajar bagi peserta didik, peneliti, dan masyarakat umum untuk mengenal sejarah serta kekayaan budaya daerah.

Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks