LARANTUKA — Pemkab Flores Timur menyiapkan dana Rp1,8 miliar untuk peningkatan fasilitas Stadion Ile Mandiri. Alokasi ini menyusul kepastian Flores Timur sebagai tuan rumah El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV yang digelar 14 November 2026.
Keputusan tersebut menandai kembalinya Stadion Ile Mandiri ke daftar venue ETMC. Sebelumnya, stadion ini tidak masuk dalam tiga venue yang disiapkan karena sedang diselidiki kejaksaan terkait dugaan korupsi proyek tribun senilai Rp1,6 miliar.
Ketua Panitia Pelaksana ETMC XXXV, Yitno Wada, memastikan Flores Timur telah menyediakan tiga venue. Ketiganya adalah Stadion Apebuan di Adonara, Lapangan Gawerato di Desa Wailolong, dan Stadion Ile Mandiri.
"Stadion Ile Mandiri akan menjadi lokasi pembukaan ETMC. Kita sejatinya sudah siap menjadi tuan rumah ETMC yang digelar pada 14 November 2026," ujar Yitno di Larantuka, Jumat, 11 September 2026.
Penunjukan Ile Mandiri sebagai lokasi pembukaan sekaligus mengembalikan peran stadion yang punya nilai sejarah panjang bagi sepak bola Flores Timur.
Ketua DPRD Flores Timur, Albert Ola Sinuor, menyebut kesiapan infrastruktur menjadi perhatian utama pemerintah daerah dan DPRD. Pembenahan stadion dinilai bagian dari persiapan daerah sebagai tuan rumah.
"Kami dari lembaga DPRD tentu sangat mendukung hal ini," kata Albert.
Albert meminta proses pembenahan Stadion Ile Mandiri dilakukan secepatnya. Tujuannya agar stadion kembali menjalani uji kelayakan oleh PSSI NTT.
Selain Ile Mandiri, pemerintah daerah bersama DPRD juga mendorong pembenahan Stadion Apebuan dan Lapangan Gawerato. Pembenahan diharapkan memastikan seluruh venue memenuhi standar dan siap digunakan selama turnamen berlangsung.
Anggota DPRD Flores Timur, Yoseph Sani Betan, mengungkapkan anggaran rehabilitasi Stadion Ile Mandiri sebenarnya telah dialokasikan jauh sebelum Flores Timur dipastikan menjadi tuan rumah ETMC 2026.
"DPRD memandang bahwa sudah saatnya Stadion Ile Mandiri direhabilitasi," ujar Yoseph.
Menurut Yoseph, Stadion Ile Mandiri bukan sekadar fasilitas olahraga. Stadion tersebut selama ini menjadi salah satu pusat pembinaan sekaligus tempat lahirnya sejumlah atlet sepak bola daerah yang mengharumkan nama Flores Timur.