Don Ara Resmi Nahkodai INKINDO NTT, Targetkan Program Konsultan Sehat Demi Negara Kuat

Penulis: Endra Sanjaya  •  Senin, 25 Mei 2026 | 17:46:01 WIB
Don Ara resmi memimpin INKINDO NTT dengan visi program Konsultan Sehat Negara Kuat.

KUPANG — Kepengurusan baru INKINDO NTT resmi terbentuk setelah Don Ara terpilih secara aklamasi dalam musyawarah daerah yang digelar di Kupang, pekan lalu. Pria yang akrab disapa Don ini langsung menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan bagi para konsultan di provinsi berbasis kepulauan tersebut.

Apa Makna Spirit "Konsultan Sehat Negara Kuat"?

Don Ara menjelaskan, jargon yang diusungnya bukan sekadar slogan. Menurutnya, konsultan yang sehat secara profesional dan etika akan menghasilkan rekomendasi berkualitas bagi pemerintah maupun swasta. "Kalau konsultannya sehat, hasil kerjanya berkualitas. Negara pun jadi kuat karena pembangunan didasari data dan analisis yang tepat," ujarnya dalam sambutan perdana.

Ia menyoroti bahwa selama ini masih ada oknum konsultan yang abai terhadap standar profesi. Padahal, di NTT yang tengah gencar membangun infrastruktur dan tata kelola, peran konsultan sangat strategis. Don berjanji akan memperketat pengawasan internal dan mendorong sertifikasi berkelanjutan bagi anggota.

Program Prioritas: Dari Sertifikasi hingga Advokasi Anggota

Don Ara membeberkan sejumlah program kerja yang akan langsung dieksekusi. Pertama, ia akan menggenjot jumlah anggota bersertifikat kompetensi. "Kami targetkan dalam setahun, 80 persen anggota INKINDO NTT sudah memiliki sertifikat profesi yang diakui LPJK," tegasnya.

Kedua, pihaknya akan membuka posko advokasi bagi konsultan yang bermasalah dengan klien atau regulasi daerah. Ketiga, INKINDO NTT akan menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi di Kupang untuk menyusun kurikulum pelatihan berbasis kebutuhan lapangan. "Konsultan di daerah seringkali ketinggalan informasi soal regulasi baru. Ini yang mau kita ubah," tambah Don.

Konsultan NTT Hadapi Tantangan Geografis dan Regulasi

Provinsi NTT yang terdiri dari ratusan pulau membuat mobilitas konsultan tidak mudah. Banyak proyek di daerah terpencil yang membutuhkan pendampingan teknis, namun konsultan enggan karena akses sulit. Don Ara mengakui hal ini dan berencana membentuk unit konsultan keliling yang bertugas ke kabupaten-kabupaten pelosok.

Selain itu, ia juga menyoroti tumpang tindih regulasi antara pusat dan daerah yang kerap menjebak konsultan dalam masalah administrasi. "Kami akan menyurati gubernur dan DPRD NTT untuk mendorong harmonisasi aturan. Konsultan jangan jadi korban birokrasi," ujarnya.

Harapan Pemerintah Daerah terhadap INKINDO NTT

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTT yang hadir dalam pelantikan menyambut baik kepengurusan baru. Ia berharap INKINDO bisa menjadi mitra kritis pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan, bukan sekadar pelaksana proyek. "Kami butuh konsultan yang berani bilang 'tidak' kalau desain proyek tidak sesuai standar," katanya.

Don Ara menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh konsultan NTT untuk bersatu. "Jangan ada lagi konsultan yang bekerja sendiri-sendiri. Kita kuat kalau solid. Ingat, konsultan sehat, negara kuat," pungkasnya.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: timexkupang.fajar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top