KUPANG — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menambah satu titik kunjungan kerja di Nusa Tenggara Timur setelah dihadang mahasiswa yang mengeluhkan infrastruktur rusak di Kabupaten Kupang. Ia mendatangi Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, untuk melihat langsung kondisi dua jembatan yang putus dan membuat akses warga terputus total.
“Hari ini tidak ada jadwal saya ke Amfoang, hari ini jadwal saya ke Pulau Rote. Tetapi kemarin ketika mendarat di Kupang saya ketemu dengan teman-teman mahasiswa, mereka menyampaikan terkait infrastruktur di Amfoang,” kata Gibran di Desa Manubelon, Jumat.
Kerusakan dua jembatan yang sudah berlangsung sejak 2023 berdampak langsung pada aktivitas warga. Gibran mengaku sudah mendengar paparan kondisi di daerah tersebut, termasuk anak-anak yang harus melintasi sungai dalam kondisi basah untuk sampai ke sekolah.
“Dua jembatan itu kelihatan cukup parah, dan saya lihat juga di desa ini keadaannya cukup kurang baik, terisolasi dan saya mohon maaf sekali,” ujar dia.
Kecamatan yang terisolir meliputi Amfoang Timur, Amfoang Barat, Amfoang Barat Daya, Barat Laut, dan Utara. Akses satu-satunya yang menghubungkan wilayah-wilayah itu dengan pusat kabupaten terputus total sejak jembatan ambruk.
Insiden ini bermula pada Kamis (21/5) malam saat Gibran baru tiba di Kupang. Sekelompok mahasiswa asal Kabupaten Kupang menghadangnya dan menyampaikan keluhan soal infrastruktur di Amfoang. Mereka menyoroti putusnya dua jembatan yang sudah berlangsung sejak tahun lalu.
Gibran kemudian memutuskan mengubah jadwal dan menambah kunjungan ke Kabupaten Kupang keesokan harinya. Ia menilai kedua jembatan yang dilihatnya langsung mengalami kerusakan cukup parah.
Gibran menjanjikan kepada warga di daerah itu bahwa ia akan membicarakan masalah ini dengan kementerian terkait setelah kembali ke Jakarta. Ia berkomitmen mencari solusi agar akses warga Amfoang tidak lagi terisolir.
“Saya mohon maaf sekali,” kata Gibran kepada warga yang menyambutnya di Desa Manubelon.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kupang mengenai langkah darurat yang telah diambil untuk mengatasi isolasi di lima kecamatan Amfoang. Warga berharap kunjungan Wapres bisa mempercepat perbaikan infrastruktur yang sudah terputus lebih dari setahun.