KUPANG — Perpaduan dua kelompok koor dalam perayaan misa perdana di Kapela Santo Agustinus Bello, Paroki Santo Fransiskus dari Asisi Kolhua, Kota Kupang, berhasil menciptakan suasana ibadah yang lembut dan harmonis. Lantunan lagu dari Legio Maria Unit Kapela Bello dan Vox Paterna mengiringi jalannya perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pater Yunus, SVD, misionaris yang tengah berlibur ke kampung halamannya di Ende, Flores.
Misa yang digelar Minggu pagi (23/8/2026) itu berlangsung dengan penuh penghayatan. Alunan musik yang dihadirkan kedua koor menjadi bagian penting yang membantu umat untuk lebih fokus dan masuk ke dalam suasana doa sepanjang perayaan.
Pelayanan Terbaik, Bukan Adu Kelebihan
Dirigen koor, Regina Liu, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud kebersamaan umat dalam melayani Gereja. Baginya, bernyanyi dalam misa bukan sekadar menampilkan keindahan suara, melainkan menghayati makna dari setiap syair yang dilantunkan.
"Bagi kami, koor bukan hanya soal bernyanyi, tetapi bagaimana lagu dapat membantu umat semakin khusyuk dalam perayaan Ekaristi," ujar Regina.
Ia menambahkan, momen ini menjadi wadah untuk saling belajar antaranggota koor. "Yang diutamakan bukan siapa yang lebih menonjol, melainkan bagaimana kami memberikan pelayanan terbaik," kata dia.
Ruang Pemersatu Umat
Senada dengan Regina, Koordinator Legio Maria Stasi Bello, Veronika Dongi, menilai keterlibatan ini sebagai bentuk partisipasi aktif umat dalam kehidupan menggereja. Kerja sama ini dinilai mampu mempererat kebersamaan di antara jemaat.
"Yang terpenting adalah kami bersama-sama melayani Tuhan melalui talenta yang dimiliki. Ketika dua kelompok berpadu, suasana misa menjadi jauh lebih hidup," tutur Veronika.
Kolaborasi Legio Maria dan Vox Paterna membuktikan bahwa pelayanan liturgi dapat menjadi ruang pemersatu. Perbedaan kelompok tidak menjadi penghalang, melainkan pelebur dalam satu tujuan pelayanan.
Misa perdana ini sekaligus menjadi momentum bagi umat Kapela Santo Agustinus Bello untuk terus mempererat komunitas melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan gerejani. (goe)