Pencarian

Gempa M7,7 di Flores NTT: BNPB Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah, Rusak Berat Dibangun Hunian Tetap

Rabu, 19 Agustus 2026 • 21:33:01 WIB
Gempa M7,7 di Flores NTT: BNPB Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah, Rusak Berat Dibangun Hunian Tetap
Warga memeriksa sisa bangunan rumahnya yang rusak akibat gempa Magnitudo 7,7 di Flores, NTT.

JAKARTA — Pemerintah memastikan dukungan pemulihan bagi ribuan warga NTT yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal pascagempa berkekuatan Magnitudo 7,7. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan bantuan baru akan direalisasikan setelah proses pendataan dan verifikasi tingkat kerusakan rumah tuntas dilakukan.

Skema yang disiapkan berbeda berdasarkan tingkat kerusakan. Warga dengan kategori rumah rusak ringan menerima dukungan Rp15 juta, sedangkan rusak sedang mendapat Rp30 juta.

Rumah Hancur: Pilih Dana Sewa atau Hunian Sementara

Bagi warga yang rumahnya masuk kategori rusak berat, pemerintah menyiapkan pembangunan hunian tetap (huntap). Namun, sebelum proses pembangunan itu dimulai, BNPB menyediakan dua opsi tempat tinggal: menempati hunian sementara (huntara) atau menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu untuk menyewa rumah.

"Bagi warga yang rumahnya rusak berat, misal rumahnya hancur akan dibangunkan hunian sementara untuk tempat tinggal sambil menunggu hunian permanen atau diberikan dana tunggu hunian," ujar Suharyanto dalam keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).

Pendataan Kunci Agar Bantuan Tepat Sasaran

Suharyanto menegaskan seluruh dukungan tersebut baru bisa dicairkan setelah verifikasi menyeluruh dilakukan. Proses ini dinilai penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus menghindari data ganda atau ketidaksesuaian kategori kerusakan di lapangan.

Ia mendorong seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperkuat sinergi, khususnya dalam pendataan dan verifikasi rumah terdampak. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, dan unsur terkait diperlukan agar proses berjalan cepat dan akurat.

"Pendataan harus menjadi perhatian bersama. Kita ingin memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan sesuai dengan kondisi kerusakan rumahnya. Oleh karena itu, sinergi seluruh unsur di daerah sangat penting agar proses ini berjalan cepat, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan," kata Kepala BNPB.

Satgas Percepatan di Setiap Daerah Terdampak

Untuk mempercepat penanganan darurat, Kepala BNPB meminta setiap kabupaten/kota terdampak segera membentuk satuan tugas (satgas) percepatan. Satgas ini diharapkan mempercepat koordinasi di lapangan, mulai dari evakuasi hingga distribusi bantuan logistik ke wilayah-wilayah terisolir.

Sebelumnya, BNPB melaporkan jumlah korban jiwa akibat gempa di NTT bertambah menjadi 71 orang. Sebagian objek wisata utama di wilayah tersebut juga masih ditutup sementara untuk dilakukan pemeriksaan keamanan pascagempa.

Follow halokupang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupang.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks