KUPANG — Memasuki akhir pekan, masyarakat NTT diimbau tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang cukup dinamis. Untuk besok, Minggu (23/8/2026), kondisi langit di sebagian besar wilayah pesisir diprediksi cerah hingga berawan, namun beberapa daerah dataran tinggi berpotensi diselimuti kabut, terutama pada pagi hari.
Menurut data prakiraan yang dirilis BMKG, Kota Kupang sebagai ibukota provinsi akan menikmati cuaca cerah berawan sepanjang hari. Kondisi ini tentu menjadi kabar baik bagi warga yang berencana beraktivitas di luar ruangan atau sekadar menikmati libur akhir pekan di pesisir pantai.
Kabut di Timor Tengah Utara dan Wilayah Lainnya
Berbeda dengan Kupang, wilayah Timor Tengah Utara justru masuk dalam kategori waspada kabut. Fenomena ini umum terjadi di daerah dataran tinggi NTT saat musim kemarau, ketika suhu udara turun drastis pada malam hingga pagi hari.
Kabut yang turun biasanya mengurangi jarak pandang secara signifikan. Pengendara yang melintasi jalur-jalur pegunungan, seperti menuju Kefamenanu, diminta ekstra hati-hati dan menyalakan lampu kendaraan meski siang hari.
Daftar Wilayah Berawan di NTT Besok
Selain Kupang dan TTU, prakiraan cuaca ini juga mencakup kondisi di kabupaten/kota lainnya. Berikut rincian prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah di NTT pada Minggu besok:
- Kupang: Cerah Berawan
- Timor Tengah Utara: Kabut
- Timor Tengah Selatan: Berawan
- Belu: Berawan
- Malaka: Cerah Berawan
Tips Aman Hadapi Cuaca Kabut di Dataran Tinggi
Bagi warga yang tinggal atau hendak bepergian ke wilayah berpotensi kabut seperti TTU, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pastikan lampu utama dan lampu kabut kendaraan berfungsi baik sebelum berangkat.
Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan dan kurangi kecepatan saat visibilitas menurun. Jika kabut terlalu tebal, lebih baik menepi di tempat yang aman hingga pandangan kembali normal.
Prakiraan cuaca ini diharapkan menjadi panduan bagi masyarakat NTT untuk merencanakan aktivitas. Informasi lebih lanjut dan terbaru dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG, karena kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu.